Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (23/7). Indeks naik 23,79 poin atau 0,39 persen ke level 6.358.

Berdasarkan data RTI Business pukul 09.05 WIB, IHSG dibuka di level 6.346. Indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.360 dan terendah 6.338.

>>> AS Teken Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi, Netanyahu Belum Berkomentar

Pada pembukaan, sebanyak 284 saham menguat, 167 melemah, dan 228 stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat Rp11.140,360 triliun.

Volume perdagangan mencapai 2,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp857,2 miliar. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 156.125 kali.

Proyeksi Analis

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan. Namun, potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai.

Menurut Herditya, IHSG berpotensi menguat menguji area 6.441-6.545. Investor juga perlu mencermati peluang koreksi jangka pendek ke kisaran 6.202-6.282.

>>> Timnas Voli Indonesia Naik ke Peringkat 42 FIVB Usai Kalahkan Kamboja

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.111 dan 5.839, serta resistance 6.377 dan 6.599 hari ini.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham bergerak dalam fase konsolidasi. Namun, peluang melanjutkan penguatan masih terbuka.

Ivan mengatakan, setelah berhasil menembus resistance 6.377, IHSG berpeluang melanjutkan kenaikan menuju area 6.453-6.545 pada sisa perdagangan pekan ini.

>>> Salah Pakai Cincin Usai Ijab Kabul, Pengantin Pria Minta Tolong Damkar

Dia memprediksi IHSG bergerak di level support 6.205, 6.007, dan 5.887, serta resistance 6.545, 6.688, dan 6.835 hari ini.