Menhan Tinjau Proyek Mobil Nasional, Subang Disiapkan Jadi Basis Produksi EV
Indonesia terus mematangkan pembangunan kawasan industri kendaraan listrik nasional di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Proyek ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk mencapai kedaulatan teknologi di sektor otomotif.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Menteri Pekerjaan Umum serta jajaran PT Pindad dan PT Len Industri melakukan peninjauan lapangan pada Selasa (21/7).
>>> Max Muncy Samai Rekor Home Run Ron Cey di Los Angeles Dodgers
Mereka memastikan kesiapan kawasan yang akan menjadi instalasi strategis nasional.
Ekosistem Manufaktur Terintegrasi
Kawasan ini dirancang sebagai ekosistem manufaktur yang terintegrasi penuh.
Tidak hanya perakitan, tetapi juga mencakup pabrik baterai, pusat penelitian dan pengembangan (R&D), fasilitas pengujian kendaraan, hingga sistem logistik berbasis kereta api.
Sjafrie menegaskan bahwa langkah ini adalah wujud pelaksanaan mandat konstitusi untuk memperkuat kemandirian ekonomi.
"Pembangunan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian industri, penguasaan teknologi, penciptaan lapangan kerja, dan pelaksanaan ekonomi nasional berdasarkan Pasal 33 UUD 1945," ujarnya melalui akun Instagram resmi.
Target Produksi Ambisius
Pada tahap awal, kawasan akan dibangun di atas lahan seluas 60 hektar dengan target kapasitas produksi 50.000 unit kendaraan per tahun.
Dalam jangka panjang, proyek ini akan dikembangkan hingga mencakup 539 hektar dengan proyeksi kapasitas produksi mencapai 300.000 unit setiap tahun.
Menariknya, kawasan ini juga dirancang dengan pendekatan ganda untuk kepentingan nasional.
Pemerintah mengkaji pemanfaatan infrastruktur jalan tol di sekitar area agar bisa difungsikan sebagai landasan darurat bagi pesawat dalam kondisi tertentu.
Integrasi antara sektor ekonomi, industri, dan pertahanan ini dinilai krusial untuk meningkatkan daya saing bangsa.
"Sinergi antara pembangunan ekonomi, industri nasional, pertahanan dan kepentingan masyarakat harus dilaksanakan secara terpadu untuk memperkuat kedaulatan serta mewujudkan Indonesia yang mandiri," tambah Sjafrie.
Ambisi besar ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan bahwa Indonesia tidak boleh selamanya menjadi konsumen produk otomotif negara lain.
>>> Cunningham dan Griner Reuni Sebelum Fever Hadapi Sun
Presiden mendorong kemandirian melalui penguatan sumber daya manusia dan teknologi dalam negeri.
Update Terbaru
Farhan Halim Ungkap Cara Tuntaskan Dendam Lawan Kamboja di SEA V Cup
Kamis / 23-07-2026, 13:21 WIB
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Istana Bahas Kopdes Merah Putih
Kamis / 23-07-2026, 13:21 WIB
Lisandro Martinez: Kejatuhan Tim Hebat adalah Kegembiraan Medioker
Kamis / 23-07-2026, 13:21 WIB
Kemlu Ketahui Keberadaan WNI Diduga Kabur di Korsel
Kamis / 23-07-2026, 13:21 WIB
Na Hong-jin Pukau New York dengan 'Hope' di Festival Film Asia
Kamis / 23-07-2026, 13:17 WIB
Bos BGN Sudaryono Buka Suara soal Keterlibatan TNI-Polri di Program MBG
Kamis / 23-07-2026, 13:16 WIB
Cara Dapat Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor di DKI Jakarta
Kamis / 23-07-2026, 13:16 WIB
7 Tips Memilih Tablet Murah yang Tahan Lama dan Berkualitas, Jangan Cuma Lihat RAM
Kamis / 23-07-2026, 13:14 WIB
Galaxy Z Flip 8 Lebih Tipis, Ringan, dan Kuat dari Pendahulunya
Kamis / 23-07-2026, 13:14 WIB
Semakin Banyak Pria Putuskan Childfree, Bukan Cuma Soal Duit
Kamis / 23-07-2026, 13:14 WIB
Legenda Sepakbola Indonesia M Basri Meninggal Dunia di Usia 83 Tahun
Kamis / 23-07-2026, 13:12 WIB
Elon Musk Diledek usai Klaim Grok Bisa Bikin The Odyssey Lebih Akurat
Kamis / 23-07-2026, 13:12 WIB
Apple Siapkan Pembaruan Besar Mac dengan M6 MacBook Pro, OLED Macs, dan iMac Baru
Kamis / 23-07-2026, 13:12 WIB
Anak SD Diajak Rancang Sekolah Lebih Sejuk Hadapi Suhu Panas
Kamis / 23-07-2026, 13:07 WIB







