Produsen otomotif asal Vietnam, VinFast, berencana memulai produksi motor listrik secara lokal di fasilitas perakitan Subang, Jawa Barat, pada 2027.

Saat ini seluruh unit motor listrik VinFast yang dijual di Indonesia masih diimpor utuh (CBU). Langkah lokalisasi ini diambil untuk memperkuat penetrasi pasar dan efisiensi biaya.

>>> Pramono Anung Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Kenang 'Tangan Tuhan'

"Untuk sementara, tahun ini kita masih semuanya CBU tapi nanti kita akan CKD-nya itu di Subang.

Rencananya itu tahun depan, tahun 2027," ujar CEO VinFast Indonesia E-Motocycle, Yordan Satriadi.

Tiga Model Baru dan Skema Berlangganan Baterai

Sebagai langkah awal, VinFast meluncurkan tiga model motor listrik sekaligus: VinFast Evo seharga Rp17,5 juta, VinFast Feliz II Rp18,5 juta, dan VinFast Viper Rp22 juta (OTR Jakarta).

>>> iCAR V23 Catat Penjualan Global Kuat pada Juni, Pimpin Hong Kong hingga Afrika Selatan

Ketiga harga tersebut sudah menerapkan skema berlangganan baterai untuk meringankan beban konsumen di awal pembelian.

Selain pasar ritel, VinFast juga membuka peluang kemitraan korporasi, termasuk penyediaan armada untuk operasional perusahaan dan layanan ride hailing.

Untuk mendukung layanan purnajual, VinFast bersama V-Green telah membangun lebih dari 2.000 titik stasiun penukaran baterai di Jabodetabek dan kota-kota besar di Pulau Jawa.

>>> Beelink Luncurkan ME Pro 370, Mini PC dan NAS dengan Ryzen AI 9 HX 370

Yordan optimistis pasar sepeda motor Indonesia yang mencapai lebih dari enam juta unit per tahun menjadi peluang besar bagi pertumbuhan bisnis VinFast.