Marcellus Wiley kembali membantah tuduhan kekerasan yang dilayangkan istrinya, Annemarie Wiley.

Dalam tanggapan resmi terhadap permohonan restraining order, ia mengakui pernikahan mereka tidak sempurna, namun menegaskan tidak pernah melakukan kekerasan.

>>> Lee Chae Young fromis_9 Buka Suara soal Kontroversi Rokok Elektrik 2023

Mantan pemain NFL itu mengajukan tanggapan pada Jumat sore. Ia menyebut tuduhan Annemarie sebagai hal yang memilukan, memalukan, dan tidak benar.

"Kami tidak memiliki pernikahan yang sempurna. Kami mengalami perbedaan pendapat, frustrasi, dan masa-masa sulit.

Namun saya tidak pernah melakukan kekerasan fisik, pelecehan seksual, atau dengan sengaja menyakiti istri saya selama hubungan kami," tulis Wiley dalam dokumen pengadilan.

Wiley juga mengaku sakit hati mengetahui Annemarie menganggap sebagian keintiman rumah tangga mereka sebagai pemerkosaan. Ia menegaskan tuduhan itu palsu karena tidak pernah memaksa atau melakukan kekerasan seksual.

Ia menyatakan polisi tidak pernah dipanggil ke rumah mereka selama menikah terkait dugaan kekerasan. Wiley baru mengetahui tuduhan Annemarie setelah ia mengajukan gugatan cerai.

>>> YOUNG POSSE Umumkan Tur Eropa Perdana 'Pilot3' untuk Perluas Dominasi Hip-Hop Global

Wiley secara khusus membahas perjalanan akhir pekan 4 Juli, saat ia ditangkap dan didakwa dengan kekerasan dalam rumah tangga.

Ia mengaku tidak pernah memukul, mendorong, menusuk, meraih, atau menyentuh Annemarie dalam kemarahan selama perjalanan tersebut.

Salah satu hal tersulit bagi Wiley adalah kehilangan kontak dengan anak-anaknya. Seorang hakim telah mengabulkan permohonan restraining order sementara Annemarie awal bulan ini.

Wiley meminta pengadilan mengevaluasi bukti secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan.

Ini bukan pertama kalinya Wiley membantah tuduhan Annemarie. Sebelumnya, ia merilis pernyataan setelah Annemarie mengajukan cerai, menyebutnya "kehilangan akal sehat."

>>> Adam Levine dan Behati Prinsloo Mesra di Atas Kapal Pesiar Mewah

Ia juga baru-baru ini mengajukan dokumen hukum yang menyatakan memiliki saksi yang akan membantah semua tuduhan Annemarie terkait akhir pekan 4 Juli.