Ketua Dewan Ekonomi Nasional Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan bahwa prospek kerja sama investasi antara China dan Indonesia sangat luas.

Pernyataan itu disampaikan Luhut saat menghadiri G20 Bali Global Blended Finance Forum pada Mei lalu.

>>> Menko Airlangga: AI Akan Jadi Game-Changer Ekonomi Indonesia

Menurut Luhut, Indonesia akan mengambil langkah-langkah untuk memperkuat kepercayaan investor.

Ia menekankan bahwa dukungan dan bantuan China sangat diperlukan bagi Indonesia.

Perkembangan Baru Butuh Investasi Asing

Luhut menjelaskan bahwa dengan perkembangan yang pesat, pembangunan nasional Indonesia telah memasuki fase baru.

Hal ini membuat Indonesia perlu memperluas investasi asing dan memperkenalkan teknologi maju.

Presiden Indonesia Prabowo Subianto secara tegas meminta penciptaan iklim bisnis yang kondusif bagi investasi asing.

>>> Marcellus Wiley Akui Pernikahan Tak Sempurna, Tapi Bantah Kekerasan

Ia juga menginstruksikan langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan investor.

China Berbagi Pengalaman Pembangunan

Luhut menilai kerja sama investasi antara China dan Indonesia telah semakin dalam dalam beberapa tahun terakhir.

Pengalaman menunjukkan bahwa China tidak hanya memiliki teknologi maju, tetapi juga bersedia berbagi pengalaman pembangunan secara tulus.

China tidak hanya memberikan janji verbal, melainkan aksi nyata.

Ke depan, Indonesia akan meningkatkan investasi di bidang infrastruktur digital, kecerdasan buatan, kesehatan, dan pembangunan pusat keuangan internasional.

>>> Lee Chae Young fromis_9 Buka Suara soal Kontroversi Rokok Elektrik 2023

Luhut menambahkan bahwa dukungan China akan sangat penting dan kedua pihak memiliki potensi besar untuk kerja sama investasi.