Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung kawasan pengembangan proyek Mobil Nasional dan Motor Listrik Nasional di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Kunjungan berlangsung pada Selasa (21/7) bersama Menteri Pekerjaan Umum, Direktur Utama PT Pindad, dan Direktur Utama PT Len Industri.

>>> Mendagri Minta IPDN Jaga Sistem Rekrutmen Bersih dan Transparan

Mereka melihat kesiapan kawasan yang diproyeksikan menjadi instalasi strategis nasional.

Ekosistem Manufaktur Terpadu

Kawasan ini dirancang sebagai ekosistem manufaktur terpadu untuk mendukung produksi Mobil Nasional dan Motor Listrik Nasional.

Fasilitasnya mencakup pabrik baterai, pusat penelitian dan pengembangan, pengujian kendaraan, jaringan logistik kereta api, hingga berbagai industri pendukung.

Menhan Sjafrie menyebut pembangunan ini sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian industri dan penguasaan teknologi.

Hal itu disampaikan dalam keterangan di akun Instagram-nya, dikutip Rabu (22/7).

>>> Wamensos: Pengelolaan Sarpras Kunci Keberhasilan Sekolah Rakyat

Kapasitas Produksi Bertahap

Pada tahap awal, kawasan industri otomotif terintegrasi di Subang dibangun di atas lahan seluas 60 hektare.

Target kapasitas produksi awal mencapai 50.000 unit kendaraan per tahun.

Dalam jangka panjang, kawasan direncanakan berkembang menjadi 539 hektare dengan kapasitas hingga 300.000 unit per tahun.

Dalam peninjauan itu turut dibahas pemanfaatan infrastruktur jalan tol untuk kepentingan pertahanan.

Salah satunya penyiapan ruas tertentu sebagai landasan sementara pesawat dalam kondisi darurat.

>>> Etcheverry Hadapi Buse di Perempatfinal ATP Kitzbuhel

Sjafrie menekankan sinergi antara pembangunan ekonomi, industri nasional, pertahanan, dan kepentingan masyarakat harus dilaksanakan secara terpadu.