Cher gagal dalam upayanya meminta Mary Bono, janda Sonny Bono, membayar lebih dari US$1 juta (sekitar Rp16 miliar) biaya hukum yang dikeluarkan Cher dalam pertarungan pengadilan atas royalti musik.

Pada Jumat (waktu setempat), seorang hakim menolak mosi Cher.

>>> Sahabat Nolan Wells: Dia Tampak Baik-Baik Saja di Horn Island

Hakim beralasan bahwa undang-undang hak cipta yang digunakan Cher untuk menagih biaya pengacara tidak berlaku dalam kasus ini.

Sebab, sengketa tersebut lebih didasarkan pada perjanjian perceraian lama, bukan pada hukum hak cipta.

Sebelumnya, Cher mengajukan gugatan terhadap Mary Bono beberapa tahun lalu.

Ia menuntut ganti rugi US$1 juta atas royalti dari lagu-lagu yang ia rekam bersama Sonny, termasuk "I Got You Babe" dan "The Beat Goes On."

Cher mengklaim berhak atas 50% royalti berdasarkan perjanjian perceraian mereka pada 1978. Namun, Mary diduga mencoba menggunakan undang-undang hak cipta tertentu untuk mengakhiri hak Cher.

>>> Pengemudi Kabur dari Polisi, Loncat dari Jembatan ke Danau

Pada Mei 2024, hakim California memenangkan Cher dan menyatakan ia berhak atas lebih dari US$418.000 royalti yang belum dibayar.

Setelah itu, Cher meminta Mary membayar biaya pengacara yang besar. Namun, permintaan itu ditolak karena inti sengketa adalah perjanjian cerai, bukan pelanggaran hak cipta.

Cher dan Sonny Bono berkolaborasi selama lebih dari satu dekade dalam musik dan acara "The Sonny & Cher Comedy Hour."

Mereka menggelar upacara pernikahan tidak resmi pada 1964 sebelum menikah sah pada 1969.

Namun, mereka bercerai pada 1975 dan mengakhiri hubungan kerja pada 1977. Sonny kemudian menikahi Mary, seorang anggota Kongres California, pada 1986.

>>> Krisis Air Bersih Ganggu Layanan Puskesmas Panongan Tangerang

Mereka bersama hingga Sonny meninggal dalam kecelakaan ski pada 5 Januari 1998.