Kementerian Pertanian Indonesia menargetkan pengembangan lahan kelapa untuk hilirisasi seluas 151.554 hektare pada 2026.

Target tersebut diumumkan oleh Agus Rosyid, inspektur mutu hasil pertanian di Direktorat Jenderal Perkebunan, dalam sebuah webinar di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

>>> Merek China Dinginkan Asia Tenggara dengan Solusi Lokal

Anggaran yang disiapkan untuk program ini mencapai sekitar Rp427 miliar atau setara 23,8 juta dolar AS, belum termasuk biaya benih.

Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan program tahun sebelumnya yang hanya mencakup 1.975 hektare dengan anggaran sekitar Rp10,92 miliar.

>>> Vozinha dan Haaland Raih Jutaan Followers Baru Selama Piala Dunia 2026

Provinsi dan Paket Bantuan

Rosyid menyebutkan bahwa 28 provinsi saat ini termasuk dalam program tersebut.

Pemerintah akan memberikan paket bantuan berupa benih kelapa, pupuk organik, serta dukungan finansial untuk persiapan lahan dan penanaman.

>>> Kemenkes Apresiasi CNN Wellnest Festival, Dorong Kesadaran Hidup Sehat

Indonesia saat ini merupakan produsen kelapa terbesar kedua di dunia dengan produksi tahunan sekitar 2,1 juta ton.