Pemerintah mempercepat target swasembada gula nasional dari semula empat tahun menjadi dua tahun.

Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi memperkuat kemandirian pangan, meningkatkan produktivitas gula nasional, dan kesejahteraan petani tebu.

>>> Netflix Rilis Film Final Heartstopper Forever dan Buku Kenangan

Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pertanian segera mengakselerasi program peremajaan tebu di berbagai sentra produksi.

Upaya tersebut dipadukan dengan peningkatan kualitas benih, mekanisasi pertanian, modernisasi budidaya, serta penguatan kemitraan antara petani dan industri gula.

Program Peremajaan Tebu 100 Ribu Hektare per Tahun

Program peremajaan tebu seluas 100 ribu hektare setiap tahun diproyeksikan menjadi pilar utama percepatan swasembada gula.

Pemerintah menargetkan peningkatan produksi gula nasional, penurunan ketergantungan impor, dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan seluruh jajarannya siap menjalankan arahan Presiden dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, BUMN, pelaku usaha, dan petani.

"Kami siap menjalankan arahan Bapak Presiden.

>>> MeTV Tayangkan Film Kultus Swamp Thing Karya Wes Craven

Seluruh jajaran Kementerian Pertanian akan bekerja maksimal agar target swasembada gula dalam dua tahun dapat diwujudkan," ujar Andi Amran Sulaiman.

Percepatan swasembada gula menjadi bagian dari agenda besar pemerintah membangun kemandirian nasional di berbagai sektor strategis.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tengah memperkuat fondasi menuju kemandirian pangan, energi, dan air sebagai modal utama pembangunan bangsa.

"Target kita swasembada pangan sudah kita capai. Sekarang swasembada energi sedang menuju.

Swasembada air sedang kita rintis," tegas Prabowo.

>>> Inggris Kalahkan Prancis 6-4, Rekor Laga Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia

"Kita akan buktikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri. Tidak ada bangsa lain yang akan membangun Indonesia selain kita sendiri," lanjutnya.