Netflix merilis film final berjudul Heartstopper Forever pada Jumat, 17 Juli 2026.

Film ini menandai akhir dari kisah cinta remaja Nick Nelson dan Charlie Spring yang telah berlangsung selama empat tahun.

>>> MeTV Tayangkan Film Kultus Swamp Thing Karya Wes Craven

Film berdurasi 90 menit ini ditulis dan diciptakan oleh Alice Oseman. Cerita mengikuti karakter utama melalui tahun terakhir mereka di Truham Grammar School.

Kisah menyoroti Charlie yang menjadi ketua murid, Nick yang menghadapi kecemasan tentang universitas, dan pasangan ini menjalani hubungan intim mereka.

Perasaan Pemeran Tentang Akhir Cerita

Joe Locke, yang memerankan Charlie Spring, mengungkapkan perasaannya tentang mengakhiri franchise yang telah lama berjalan. "Rasanya seperti mengirim anak Anda ke universitas," kata Locke.

Locke mencatat ikatan keluarga yang dalam terbentuk selama produksi.

Ia menyatakan bahwa hubungan unik yang tercipta dari acara ini akan selalu ada meskipun para pemeran mengejar usaha kreatif masing-masing.

"Ini sangat pahit manis. Kami tahu anak-anak sudah siap, tetapi juga seperti, aduh.

Hampir seperti kami lulus dari karakter dengan cara tertentu," ujar Locke.

Aktor itu juga merenungkan syuting adegan penting di mana karakternya berkampanye melawan homofobia dan mengalami transformasi pribadi yang besar.

"Charlie di Tahun 10 tidak akan pernah berpikir seperti itu," kata Locke.

Locke menceritakan tekanan saat melakukan adegan tersebut di depan ratusan figuran. "Saya harus benar-benar melakukan pidato ketua murid Charlie di depan ruangan yang berisi 200 anak laki-laki," ujarnya.

Locke menutup dengan tertawa tentang penggambaran realistis keintiman remaja yang ditampilkan dalam adegan dermaga film. "Saya merasa seperti kembali ke sekolah," katanya.