Setelah 103 pertandingan selama 38 hari, Piala Dunia 2026 mencapai puncaknya dengan Argentina dan Spanyol sebagai dua tim terbaik dari 48 peserta.

Argentina, peringkat pertama FIFA, akan menghadapi Spanyol, peringkat kedua, di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

>>> Buttonscarves Gelar Tropical Paradise Takeover 2026 Bertema Under The Sea

Benturan Dua Filosofi Sepak Bola

Final ini mempertemukan dua pendekatan bermain yang berbeda. Argentina mengandalkan intensitas tinggi dan permainan fisik, sementara Spanyol lebih mengutamakan penguasaan bola dan kontrol tempo.

Gelandang Spanyol, Rodri, mengantisipasi duel sengit.

Ia mengatakan timnya harus siap menghadapi permainan agresif Argentina yang selalu tampil dengan intensitas tinggi sejak menit awal.

"Saya pikir pertandingan hari Minggu akan sangat berbeda karena akan lebih menguras fisik dan kami harus siap," ujar Rodri kepada wartawan jelang final, seperti dikutip CNN International.

Rodri menegaskan La Roja memiliki fleksibilitas untuk menghadapi berbagai situasi di lapangan. "Kami tahu bagaimana memainkan pertandingan sesuai momennya.

Kami bisa bertahan, melakukan serangan balik, maupun menyerang. Kami adalah tim yang sangat lengkap, dan itulah mengapa kami berada di sini," katanya.

Messi dan Yamal Jadi Sorotan

Selain adu taktik, perhatian dunia tertuju pada duel dua generasi: Lionel Messi melawan wonderkid Spanyol, Lamine Yamal.

Messi kembali menjadi motor permainan Argentina sepanjang turnamen.

Di sisi lain, Yamal yang baru berusia 19 tahun sudah mengoleksi berbagai gelar bersama Barcelona dan tim nasional Spanyol.

Kini, ia hanya berjarak satu kemenangan untuk menambah trofi Piala Dunia pada debutnya.

Perbandingan keduanya semakin menarik karena foto Messi yang memandikan bayi Yamal pada 2007 kembali viral.