Jagat media sosial Bali dan Indonesia kembali dihebohkan dengan sebuah video cekcok yang berujung pada ujaran kebencian bermuatan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan). Video yang memperlihatkan perselisihan antara seorang pelanggan dan pemilik usaha jahit di Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, ini langsung memancing reaksi keras dari warganet.
 
Usut punya usuk, pemilik usaha Sintya Tailor, Ni Made Tiadnyani atau yang akrab disapa Bu Sintya, akhirnya turun gunung. Melalui akun Facebook pribadinya, perempuan yang telah merintis usahanya sejak tahun 2006 ini secara terbuka meminta maaf atas insiden yang terjadi pada akhir pekan lalu.
 

Klarifikasi dan Permintaan Maaf Bu Sintya

Pada Minggu pagi (19/7/2026), Bu Sintya mengunggah sebuah pernyataan klarifikasi yang ditujukan kepada seluruh pelanggan dan masyarakat luas. Dalam unggahannya, ia menggunakan perpaduan bahasa Indonesia dan Bahasa Bali untuk menyampaikan penyesalan yang mendalam.
 
"Tiang (saya) minta maaf dan ampura (mohon maaf) sareng semeton sareng sami (kepada saudara sekalian) kalau ada salah dengan pelanggan. Tiang tidak pernah mengejek dan menghina sesama orang Bali maupun orang luar Bali sedunia se-Indonesia," tulis Tiadnyani dengan nada menyesal.
 
Tak hanya sekadar meminta maaf atas ucapan kasarnya, Bu Sintya juga menumpahkan curahan hatinya terkait tekanan yang ia alami sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia memohon agar pelanggan dapat lebih memahami kondisi di lapangan dan bersabar menunggu antrean.
 
"Kalau tiang bilang tunggu 25-30 menit, tiang mohon sabar dan tenang duduk dulu. Jangan juga mencaci maki tiang. Dicaci maki anak ABG itu tiang kesal dan kecewa, kayak buruh apa tiang tidak boleh makan dan istirahat," keluhnya dalam unggahan yang menyentuh hati tersebut.
 
Ia menambahkan, selama hampir dua dekade menjalankan usaha jahitnya, ia sering menelan kekecewaan dari pelanggan yang tidak puas. Namun, ia selalu berusaha sabar. "Kalo ada pelanggan dak puas tiang minta maaf maaf maaf ampuro nggih. Rahayu, semeton pelanggan Sintya Tailor yang kurang puas, tiang minta maaf yang sebesar-besarnya," pungkasnya.