Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi terhadap kualitas pembibitan kelapa yang dikembangkan di Desa Lamomea, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, pembibitan tersebut telah memenuhi standar yang baik dan layak dijadikan percontohan bagi daerah lain dalam mendukung pengembangan perkebunan nasional.

>>> Fitur Android Tersembunyi Ini Bikin Percakapan Lebih Mudah Diikuti

"Ini contoh bibit kelapa yang bagus, ini harus dicontoh seluruh Indonesia," kata Mentan Amran saat meninjau lokasi pembibitan.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kesiapan penyediaan benih unggul sebagai fondasi pengembangan komoditas perkebunan sekaligus mendukung program hilirisasi nasional.

>>> Media Australia Heran Tiga Pemain Berdarah Australia Bela Timnas Indonesia

Target 870 Ribu Hektare Perkebunan Bibit Unggul

Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan lahan seluas 870 ribu hektare untuk perkebunan bibit unggul. Langkah ini diambil untuk menggenjot hilirisasi sektor perkebunan.

Dengan penyediaan bibit unggul, diharapkan produktivitas perkebunan meningkat dan mampu mendorong industri pengolahan di dalam negeri.

>>> Bupati Lombok Barat Nobar Piala Dunia, Beberapa Jam Kemudian Disergap KPK

Program ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat hilirisasi komoditas pertanian, termasuk kelapa dan produk turunannya.