Modus Licik Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya: Rangkap 3 Jabatan, Pakan Satwa Dimark-up, Negara Rugi Rp10 Miliar!
Ukuran Teks
Siapa sangka, ikon kebanggaan warga Jawa Timur, Kebun Binatang Surabaya (KBS), sempat menjadi ladang empuk bagi praktik korupsi yang mengerikan. Di balik jeritan satwa yang kekurangan gizi dan fasilitas yang terbengkalai, tersimpan sebuah modus operandi yang sangat terstruktur dan sulit dibongkar.
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur akhirnya berhasil mengungkap tabir kejahatan kerah putih yang dilakukan oleh mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS), Choirul Anwar (CA).
Bukan sekadar menyalahgunakan wewenang, Choirul terbukti memainkan strategi "raja kecil" dengan merangkap tiga jabatan strategis sekaligus selama delapan tahun berturut-turut. Aksi serakah ini diduga telah menguras kas negara hingga belasan miliar rupiah.
Berikut adalah bongkar kasus korupsi yang mengguncang Kota Pahlawan ini.
Modus "Raja Kecil": Rangkap Tiga Jabatan Fatal
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, I Gede Punia Atmaja, membeberkan bagaimana Choirul membangun kerajaan kecilnya di tubuh PD TS KBS. Selama periode 2016 hingga 2024, Choirul tidak hanya duduk di kursi empuk sebagai Direktur Utama.
Ia secara bersamaan juga merangkap sebagai Direktur Operasional dan Direktur Keuangan. Sebuah konfigurasi jabatan yang sangat berbahaya bagi tata kelola perusahaan daerah, karena menghapus seluruh mekanisme check and balance atau kontrol internal.
"Di samping itu dia menjabat sebagai Direktur Operasional, kemudian Direktur Keuangan. Jadi rangkap jabatan. Nah, otomatis uang itu cuma diambil, kemudian dilaksanakan, kemudian pertanggungjawabannya dibuat dan ternyata seolah-olah benar. Tapi pada kenyataannya, pertanggungjawabannya ada beberapa pengeluaran yang tidak benar," jelas Gede dalam konferensi pers di Kantor Kejati Jatim, Rabu (22/7/2026).
Dengan memegang kendali penuh atas operasional dan keuangan, Choirul leluasa mengambil uang perusahaan, mengeksekusinya, sekaligus menandatangani sendiri dokumen pertanggungjawaban. Tidak ada pihak lain yang berani atau memiliki wewenang untuk mengaudit atau menolak transaksi yang ia buat.
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Istana Bahas Kopdes Merah Putih
Kamis / 23-07-2026, 13:21 WIB
Lisandro Martinez: Kejatuhan Tim Hebat adalah Kegembiraan Medioker
Kamis / 23-07-2026, 13:21 WIB
Kemlu Ketahui Keberadaan WNI Diduga Kabur di Korsel
Kamis / 23-07-2026, 13:21 WIB
Na Hong-jin Pukau New York dengan 'Hope' di Festival Film Asia
Kamis / 23-07-2026, 13:17 WIB
Bos BGN Sudaryono Buka Suara soal Keterlibatan TNI-Polri di Program MBG
Kamis / 23-07-2026, 13:16 WIB
Cara Dapat Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor di DKI Jakarta
Kamis / 23-07-2026, 13:16 WIB
7 Tips Memilih Tablet Murah yang Tahan Lama dan Berkualitas, Jangan Cuma Lihat RAM
Kamis / 23-07-2026, 13:14 WIB
Galaxy Z Flip 8 Lebih Tipis, Ringan, dan Kuat dari Pendahulunya
Kamis / 23-07-2026, 13:14 WIB
Semakin Banyak Pria Putuskan Childfree, Bukan Cuma Soal Duit
Kamis / 23-07-2026, 13:14 WIB
Legenda Sepakbola Indonesia M Basri Meninggal Dunia di Usia 83 Tahun
Kamis / 23-07-2026, 13:12 WIB
Elon Musk Diledek usai Klaim Grok Bisa Bikin The Odyssey Lebih Akurat
Kamis / 23-07-2026, 13:12 WIB
Apple Siapkan Pembaruan Besar Mac dengan M6 MacBook Pro, OLED Macs, dan iMac Baru
Kamis / 23-07-2026, 13:12 WIB
Anak SD Diajak Rancang Sekolah Lebih Sejuk Hadapi Suhu Panas
Kamis / 23-07-2026, 13:07 WIB
7 Rekomendasi Tempat Beli Sepatu Lari Hoka Ori di Indonesia
Kamis / 23-07-2026, 13:07 WIB
Artikel Pilihan

Batu Empedu Sapi dan Demam Perburuan Dadakan Saat Idul Adha 2026
- Banyak Penipuan KUR Beredar, Ini Penjelasan Resmi BRI
- CEK Daftar Film Series Drakor & Anime Netflix April 2026 Lengkap
- Pencipta Lagu Erika ITB Terungkap Ini Asal Usul Lagu yang Viral
- Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Lewat Play-off Tambahan Ini Penjelasannya
- Jay Idzes hingga Ole Romeny Masuk! Timnas Indonesia Diuntungkan Format FIFA ASEAN Cup 2026
- Drama My Royal Nemesis Tampilkan Lim Ji Yeon sebagai Villain Joseon di Era Modern
Trending Fokus
1Batu Empedu Sapi dan Demam Perburuan Dadakan Saat Idul Adha 2026
2Daftar Film, Series Drakor dan Anime Netflix April 2026 Lengkap dengan Jadwal Tayang
3Kalender Jawa April 2026 Lengkap dengan Weton dan Tanggal Merah
4Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir dan Bagaimana Prediksi Cuaca Mudik Lebaran
5Bagaimana Epic Fury Operasi Militer Pertama yang Dipimpin AI Tewaskan Ali Khamenei dalam Serangan Presisi Berbasis Algoritma
6Infinix Note 60 Ultra Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP dengan Layar 144Hz
7
