Bek Argentina, Lisandro Martinez, melontarkan pernyataan tegas usai kekalahan timnya di final Piala Dunia 2026. Ia menyebut bahwa kejatuhan tim hebat adalah kegembiraan bagi para medioker.

Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 di partai puncak. Gol tunggal dicetak oleh Ferran Torres pada menit ke-106.

>>> Kemlu Ketahui Keberadaan WNI Diduga Kabur di Korsel

Kekalahan ini memupus harapan Argentina untuk meraih gelar juara dunia dua kali berturut-turut. Namun, Lisandro menegaskan bahwa perjuangan timnya selama turnamen tidak bisa diukur hanya dari hasil akhir.

Pesan Lisandro untuk Rakyat Argentina

Melalui akun X miliknya, Lisandro menyampaikan pesan kepada rakyat Argentina. Ia mengatakan bahwa hasil pertandingan tidak menggambarkan perjalanan yang telah mereka tempuh.

"Kami mengalami kesulitan, kami membuat yang mustahil jadi mungkin, dan kami tidak pernah mencari alasan, melainkan mencari faktor yang membuat kami ingin terus maju," tulis Lisandro.

>>> Bos BGN Sudaryono Buka Suara soal Keterlibatan TNI-Polri di Program MBG

Ia juga menekankan bahwa membela Argentina akan selalu menjadi kebanggaan.

"Kami mempertahankan warna jersey kami bukan hanya sekadar di lapangan dan saling berbagi momen tak terlupakan di tim nasional, bersama keluarga kami dan juga dukungan luar biasa dari suporter Argentina," ujarnya.

Pernyataan Lisandro ini menjadi pengingat bahwa kegagalan di level tertinggi sering kali menjadi bahan ejekan bagi mereka yang tidak pernah mencapai puncak.

>>> Cara Dapat Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor di DKI Jakarta

Namun, semangat juang tim Argentina tetap patut diacungi jempol.