Harga emas dunia kembali mencatatkan penguatan pada perdagangan Kamis (23/7). Logam mulia dibuka di level US$4.129 per troy ons.

Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

>>> 6 Motor Baru Harga Terjangkau Bergaya Retro di Indonesia 2026

Eskalasi konflik menyusul serangan terbaru Amerika Serikat ke Iran serta gangguan terhadap jalur pelayaran di Laut Merah menjadi faktor utama.

Kondisi tersebut kembali mendorong permintaan terhadap aset safe haven, termasuk emas. Investor cenderung beralih ke instrumen yang lebih aman di tengah ketidakpastian global.

>>> 5 Mobil Listrik Termurah di Indonesia, Mulai Rp152 Juta

Selain emas, harga minyak dunia juga ikut terpengaruh. Minyak tercatat melonjak lebih dari 1,5% ke level tertinggi dalam beberapa waktu terakhir.

>>> Danantara Resmi Lebur 4 MI BUMN, Kini Jadi Raksasa Manajemen Aset dengan AUM Rp170 T

Para analis memantau perkembangan situasi di Timur Tengah sebagai indikator pergerakan harga emas selanjutnya. Jika ketegangan berlanjut, permintaan safe haven diprediksi tetap tinggi.