AS Teken Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi, Netanyahu Belum Berkomentar
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sejauh ini belum memberikan tanggapan resmi atas kesepakatan yang baru diteken Amerika Serikat dan Arab Saudi untuk mengembangkan nuklir.
Namun, sejumlah politikus lawan Netanyahu hingga mantan pejabat Israel ramai-ramai mengkritik keras kesepakatan AS, sekutu dekat Israel, dengan Saudi, saingannya di kawasan.
>>> Timnas Voli Indonesia Naik ke Peringkat 42 FIVB Usai Kalahkan Kamboja
Kritik dari Lawan Politik Netanyahu
Para lawan politik Netanyahu menilai perjanjian AS-Saudi sebagai sebuah bencana strategis.
Mantan Menteri Pertahanan Israel Avigdor Liberman, yang juga pemimpin Partai Yisrael Beiteinu, melalui kicauan di X menyatakan program nuklir sipil untuk Arab Saudi pada akhirnya akan berujung pada kepemilikan senjata nuklir dan memicu perlombaan senjata tak terkendali di Timur Tengah.
Ketua Partai Demokrat Israel, Yair Golan, mengatakan kesepakatan tersebut menciptakan realitas yang berbahaya bagi Israel.
Purnawirawan jenderal militer itu menuduh Netanyahu telah mencapai sesuatu yang mustahil, yaitu kehilangan peluang normalisasi hubungan dengan Arab Saudi dan memungkinkan negara itu memperoleh kemampuan nuklir.
Peneliti senior di Institute for National Security Studies (INSS), Yoel Guzansky, mengatakan pada masa pemerintahan Presiden Joe Biden, kerja sama nuklir AS-Saudi langsung dikaitkan dengan proses normalisasi hubungan Riyadh dengan Israel.
Serangan 7 Oktober 2023 Israel ke Jalur Gaza dan agresi yang menyusul menghilangkan prospek normalisasi, karena Arab Saudi justru menjadi semakin keras terhadap Israel, kata Guzansky kepada CNN.
>>> Salah Pakai Cincin Usai Ijab Kabul, Pengantin Pria Minta Tolong Damkar
Ia menambahkan bahwa dengan pemerintahan sayap kanan Israel saat ini, pada dasarnya tidak ada kondisi politik yang memungkinkan normalisasi tersebut terwujud.
Update Terbaru
PP Properti (PPRO) Catat Rugi Rp201,71 Miliar di Semester I-2026
Kamis / 23-07-2026, 11:46 WIB
IHSG Berpeluang Menuju 6.850, BNI Sekuritas Rekomendasikan Enam Saham
Kamis / 23-07-2026, 11:46 WIB
BEI Pantau Lonjakan Saham MPRO Milik Dato Sri Tahir, Investor Diimbau Waspada
Kamis / 23-07-2026, 11:43 WIB
Pengamat dan DPR Kompak Dukung Pemangkasan BUMN, Dinilai Penting Selamatkan Bisnis Negara
Kamis / 23-07-2026, 11:43 WIB
iQOO Neo 11S Bocor: RAM, Penyimpanan, dan Pilihan Warna Sebelum Peluncuran Agustus
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Nah Kai Viral Jadi Model Video Klip Jennie BLACKPINK, Namanya Mirip Mantan
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Amazon PHK Karyawan Lagi, Divisi AGI Jadi Sasaran
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Galaxy Z Flip8 & Fold8 Ultra Jadi HP Samsung Pertama dengan Android 17
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Menhan Tinjau Proyek Mobil Nasional, Subang Disiapkan Jadi Basis Produksi EV
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Max Muncy Samai Rekor Home Run Ron Cey di Los Angeles Dodgers
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Modus Licik Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya: Rangkap 3 Jabatan, Pakan Satwa Dimark-up, Negara Rugi Rp10 Miliar!
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Cunningham dan Griner Reuni Sebelum Fever Hadapi Sun
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Cole Hauser dan Kelly Reilly Bicara Tantangan Kreatif di Dutton Ranch
Kamis / 23-07-2026, 11:36 WIB
Dallas Wings Hadapi Portland Fire di Laga Reguler
Kamis / 23-07-2026, 11:36 WIB







