Saksi Bantah Versi Polisi soal Baku Tembak di Madison
Sejumlah saksi mata membantah keterangan resmi kepolisian terkait insiden penembakan fatal yang terjadi pada Rabu sore di persimpangan Williamson dan Baldwin Street, Madison, Wisconsin.
Seorang pria berusia 30-an tewas ditembak oleh petugas.
>>> Colorado Rapids Hadapi San Diego FC Usai Istirahat Piala Dunia
Insiden terjadi sekitar pukul 13.30 waktu setempat. Polisi merespons laporan tentang seorang tersangka yang memeriksa mobil-mobil parkir dan melarikan diri dengan sepeda.
Empat petugas ditempatkan cuti sementara sementara Divisi Investigasi Kriminal Departemen Kehakiman Wisconsin melakukan penyelidikan.
Kepala Polisi Madison John Patterson dalam konferensi pers mengatakan tersangka mengeluarkan senjata sebelum ditembak. "Ini bukan pisau lipat kecil.
Ini pisau besar berbilah tetap yang ada di sana," ujarnya.
Patterson mengonfirmasi bahwa kekuatan non-mematikan digunakan sebelum penembakan. Dua petugas mengalami luka-luka.
"Sebuah alat non-mematikan, Taser, digunakan. Sayangnya tidak berhasil," katanya.
Seorang petugas terluka oleh pisau tersangka, sementara penyebab cedera petugas kedua masih diselidiki. "Belum jelas bagaimana itu terjadi," ujar Patterson.
Patterson meminta warga tetap tenang dan mengakui sejarah emosional komunitas terkait insiden polisi di lingkungan Marquette.
"Hari ini melibatkan insiden yang sangat traumatis di lingkungan yang telah mengalami banyak trauma di masa lalu," katanya.
>>> Rick Devens Guncang Rumah Big Brother dengan Strategi Agresif
Saksi Richard Hegwood memberikan keterangan berbeda. "Mereka menangkapnya, menjatuhkannya ke tanah.
Dia berjuang untuk bangun, lalu mereka menembaknya tiga kali. Saya tidak pernah melihat senjata.
Dia tidak pernah menunjukkan senjata," katanya.
Warga lain, Michael Doubek, mengamati perjuangan dan penggunaan kekuatan dari jarak dekat. "Dia di tanah, hampir diborgol, sudah ditaser.
Seorang petugas bilang dia punya pisau, lalu menembaknya tiga kali di kepala dari jarak dekat saat dia di tanah.
Dari jarak 10 kaki, itu terlihat seperti eksekusi," ujarnya.
Anggota Dewan Kota Madison Distrik 6 Davy Mayer merespons.
"Prioritas saya memastikan komunitas tetap aman dan publik menerima detail lengkap tentang apa yang terjadi secepat mungkin," katanya.
>>> Sydney Taylor Cetak 31 Poin, Chicago Sky Kalah Tipis dari New York Liberty
Ratusan pengunjuk rasa berkumpul di dekat persimpangan sebelum berbaris ke gedung Capitol negara bagian. Sebuah konser luar ruangan yang sedang berlangsung dibatalkan oleh penyelenggara.
Update Terbaru
PP Properti (PPRO) Catat Rugi Rp201,71 Miliar di Semester I-2026
Kamis / 23-07-2026, 11:46 WIB
IHSG Berpeluang Menuju 6.850, BNI Sekuritas Rekomendasikan Enam Saham
Kamis / 23-07-2026, 11:46 WIB
BEI Pantau Lonjakan Saham MPRO Milik Dato Sri Tahir, Investor Diimbau Waspada
Kamis / 23-07-2026, 11:43 WIB
Pengamat dan DPR Kompak Dukung Pemangkasan BUMN, Dinilai Penting Selamatkan Bisnis Negara
Kamis / 23-07-2026, 11:43 WIB
iQOO Neo 11S Bocor: RAM, Penyimpanan, dan Pilihan Warna Sebelum Peluncuran Agustus
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Nah Kai Viral Jadi Model Video Klip Jennie BLACKPINK, Namanya Mirip Mantan
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Amazon PHK Karyawan Lagi, Divisi AGI Jadi Sasaran
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Galaxy Z Flip8 & Fold8 Ultra Jadi HP Samsung Pertama dengan Android 17
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Menhan Tinjau Proyek Mobil Nasional, Subang Disiapkan Jadi Basis Produksi EV
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Max Muncy Samai Rekor Home Run Ron Cey di Los Angeles Dodgers
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Modus Licik Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya: Rangkap 3 Jabatan, Pakan Satwa Dimark-up, Negara Rugi Rp10 Miliar!
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Cunningham dan Griner Reuni Sebelum Fever Hadapi Sun
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Cole Hauser dan Kelly Reilly Bicara Tantangan Kreatif di Dutton Ranch
Kamis / 23-07-2026, 11:36 WIB
Dallas Wings Hadapi Portland Fire di Laga Reguler
Kamis / 23-07-2026, 11:36 WIB







