Warga Houston Tuntut Investigasi Tembakan Maut ICE
Lebih dari 100 pengunjuk rasa memenuhi ruang dewan dan berkumpul di luar Balai Kota Houston pada Selasa (25/3) untuk menuntut akuntabilitas dan investigasi independen terkait penembakan fatal terhadap pemilik usaha lokal, Lorenzo Salgado Araujo, oleh agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) pekan lalu.
Salgado Araujo, ayah tiga anak, tewas tertembak di dalam kendaraannya saat dalam perjalanan menuju lokasi proyek konstruksi di Houston.
>>> Prediksi Harga Huawei Pura 90s Pro Max di Indonesia: Rp22,6 Juta
Insiden ini terjadi di tengah serangkaian tindakan penegakan hukum yang mematikan di seluruh negeri, termasuk penembakan ICE di Minnesota dan Maine.
Tuntutan Pengunjuk Rasa
Kelompok advokasi mendesak pembebasan tiga penumpang yang ikut bersama Salgado Araujo, publikasi nama agen ICE yang terlibat, dan pemberlakuan kembali peraturan kota yang membatasi kerja sama polisi setempat dengan otoritas imigrasi federal.
"ICE memburu kita seperti binatang," kesaksian Maria Cervantes, imigran asal Meksiko yang tumbuh di lingkungan East End tempat Salgado Araujo ditembak.
Ia mengungkapkan ketakutan mendalam akan keselamatan komunitas setelah insiden fatal tersebut.
"Saya tidak bisa tidak berpikir, siapa selanjutnya? Apakah saya akan terkena peluru di kepala karena berkulit cokelat?"
ujar Cervantes.
Solidaritas dan Aksi
Para pengorganisir lokal menekankan bahwa tragedi ini telah menyatukan kelompok hak imigran regional dan nasional untuk mempertahankan advokasi berkelanjutan.
"Kami melihat apa yang terjadi di Minnesota dan kami melihat apa yang terjadi di Maine dan sekarang di Florida.
Ini benar-benar konyol," kata Uncle Eagle, pengorganisir lokal dari 50501 dan koalisi nasional No Kings. Ia mencatat bahwa tantangan bersama membantu membangun koalisi yang lebih kuat dan tangguh.
Update Terbaru
Diskon Spesial Nintendo Switch 2 Bundle Game untuk Pembeli Amazon Tertentu
Kamis / 16-07-2026, 03:06 WIB
Hiasan Natal PlayStation dari Hallmark Mainkan Suara Startup Ikonik
Kamis / 16-07-2026, 03:06 WIB
New Ghost in the Shell Anime Umumkan Pengisi Suara Atsushi Miyauchi sebagai Borma
Kamis / 16-07-2026, 03:06 WIB
Kentucky Berlakukan Undang-Undang Perpanjangan Daluwarsa Rekaman Grand Jury Ilegal
Kamis / 16-07-2026, 03:01 WIB
Pemilik Klinik di NC Ditangkap karena Resep GLP-1 Tanpa Izin
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
BBC iPerbarui Jadwal: Drama Shakespeare Hapus, Proms 2026 Mulai
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
Vance dan Rogan Tolak Klaim Trump Dipilih Yesus untuk Bom Iran
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
Chuck Schumer Diduga Kentut Keras di Lantai Senat AS
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
Orang Tua Nolan Wells Umumkan Detail Pemakaman dan Peringatan
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
Mantan Istri Eminem Diduga Gigit Polisi Usai Percobaan Bunuh Diri
Kamis / 16-07-2026, 02:56 WIB
Zinedine Zidane Segera Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis
Kamis / 16-07-2026, 02:56 WIB
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
Kamis / 16-07-2026, 02:55 WIB
Prancis Tersingkir di Piala Dunia 2026, Waktunya Move On ke Zidane?
Kamis / 16-07-2026, 02:51 WIB
NCT 127 Resmi Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment
Kamis / 16-07-2026, 02:50 WIB







