Kasus dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya masih diselidiki polisi. Kini muncul dugaan baru dari calon suami korban bahwa peristiwa itu telah direncanakan.

Kuasa hukum calon suami Jesslyn, Evan (37), Andi Darti, mengatakan kliennya belum mengetahui keberadaan Jesslyn. Polisi telah memperoleh data manifes penerbangan, namun kebenarannya belum bisa dipastikan.

>>> Ruben Onsu dan Sarwendah Diminta Contoh Gading-Gisel soal Pengasuhan Anak

Menurut Andi, terdapat dugaan bahwa hilangnya Jesslyn telah direncanakan. Dugaan itu masih harus dibuktikan melalui proses hukum.

Evan dan Jesslyn telah merencanakan pernikahan dalam waktu dekat.

Andi menduga undangan ulang tahun nenek Jesslyn pada Senin (13/7) dimanfaatkan sebagai celah untuk membawa korban pergi.

Sejak awal, ada persoalan ketidaksetujuan orang tua terhadap rencana pernikahan mereka. Dugaan itu semakin kuat karena keluarga disebut bungkam setelah peristiwa penculikan dilaporkan.

>>> Bobby Nasution Tinggalkan Sidang DPRD Sumut Saat Pembahasan LPJ APBD

Polisi Selidiki Dugaan Penculikan

Polres Metro Jakarta Pusat menyampaikan hasil penyelidikan sementara. Jesslyn diduga terbang ke Kuala Lumpur melalui Semarang pada 14 Juli 2026.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengatakan informasi itu diperoleh dari manifes penumpang. Jesslyn diduga pergi bersama dua orang lain yang memiliki hubungan keluarga.

Polisi belum mengambil kesimpulan akhir dan masih mendalami apakah peristiwa ini merupakan tindak pidana. Roby membenarkan bahwa korban sempat dibawa paksa ke mobil oleh empat atau lima orang.

Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi. Namun, tidak ditemukan kamera pengawas yang mengarah langsung ke lokasi dugaan penculikan.

>>> Lenovo Luncurkan Lecoo Pro 14 dengan Opsi Intel dan AMD, RAM 24GB, Dukung eGPU OCuLink

Polisi masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi pada Jesslyn Wijaya.