Di era digital, menjauhkan anak dari gadget hampir mustahil. Namun, orang tua perlu mengatur screen time agar anak tidak tenggelam dalam dunia maya.

Psikolog klinis Nisfie M. Hoesein menyarankan agar gadget tidak lagi dipandang sebagai ancaman, melainkan media pembelajaran.

>>> Presiden Prabowo Terima Langsung Artefak Budaya dari Direktur FBI

Literasi saat ini tidak hanya dari buku, tetapi juga informasi digital.

Orang tua wajib mendampingi dan mengarahkan penggunaan gadget. Jangan sampai screen time anak berlebihan hingga mengabaikan dunia nyata.

Rekomendasi Screen Time Berdasarkan Usia

Menurut Nisfie, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan anak di bawah 2 tahun sebaiknya tidak terpapar layar gadget.

Hindari kebiasaan menyalakan HP saat menyuapi anak.

Untuk usia 2-5 tahun, screen time dibatasi maksimal 1 jam per hari dengan pendampingan orang tua.

Pada usia 6 tahun ke atas, screen time bisa lebih fleksibel namun tetap berimbang. Misalnya, 1 jam screen time diselingi 1 jam aktivitas fisik atau interaksi sosial.

>>> Kortas Tipikor Kembali Klarifikasi Eks Wakapolri Oegroseno Hari Ini

Nisfie juga menyarankan adanya satu hari bebas layar dalam seminggu untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Pentingnya Perjanjian Digital Keluarga

Psikolog di RSIA Tumbuh Kembang ini merekomendasikan perjanjian digital dalam keluarga. Kesepakatan mencakup durasi screen time dan konsekuensi jika dilanggar.

Saat waktu screen time habis, orang tua tidak perlu memarahi anak. Cukup ingatkan atau ajak anak melakukan aktivitas lain untuk mengalihkan perhatian dari layar.

Ajak anak bersosialisasi dengan dunia luar, seperti mengunjungi kerabat atau bermain di luar. Dengan cara menyenangkan, anak akan mengikuti tanpa paksaan.

Tanda Anak Kecanduan Gadget

Screen time berlebihan berisiko membuat anak kurang empati, tidak tanggap terhadap lingkungan, dan tenggelam dalam dunia virtual. Hal ini bisa memengaruhi kehidupan sosial dan pekerjaannya di masa depan.

Nisfie mengingatkan orang tua untuk waspada jika menemukan dua dari tiga tanda berikut: anak sangat emosional saat gadget diambil, perubahan kepribadian seperti lebih suka menyendiri, serta perubahan jam tidur dan performa sekolah.

>>> Jadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan Hari Ini

Jika tanda-tanda tersebut muncul, segera konsultasikan ke tenaga profesional karena bisa mengindikasikan kecanduan gadget.