Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat, Kash Patel, di kediaman Kertanegara, Jakarta, Rabu (22/7).

Pertemuan tersebut membahas upaya pengembalian artefak budaya Indonesia yang diselundupkan secara ilegal ke luar negeri.

>>> Kortas Tipikor Kembali Klarifikasi Eks Wakapolri Oegroseno Hari Ini

Dalam kesempatan itu, Direktur FBI secara langsung menyerahkan artefak budaya Indonesia kepada Presiden Prabowo sebagai bagian dari kerja sama repatriasi.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjelaskan bahwa artefak yang dikembalikan berasal dari Papua, tepatnya warisan budaya suku Dani, suku Asmat, dan suku Danau di kawasan Danau Sentani.

"Ini merupakan benda-benda yang sangat berharga karena proses repatriasi ini merupakan upaya kita untuk memulihkan kedaulatan budaya kita," ujar Fadli.

>>> Jadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan Hari Ini

Fadli menambahkan bahwa kerja sama antara Indonesia dan FBI dalam pengembalian benda budaya telah berlangsung sebelumnya.

FBI tercatat telah beberapa kali membantu mengembalikan artefak penting Indonesia yang dicuri, termasuk arca perunggu dan artefak dari sejumlah situs budaya.

Ia berharap kerja sama dengan FBI terkait repatriasi dan restitusi benda budaya ke depannya semakin kuat, didukung oleh Sekretariat Negara dan Kementerian Luar Negeri.

>>> Galaxy Z Fold 8 vs Fold 8 Ultra: Mana yang Jadi Penerus Fold 7?

Artefak-artefak tersebut rencananya akan dipamerkan di Museum Nasional agar dapat dinikmati dan dipelajari oleh masyarakat luas.