Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional, Nasib Gesits Dipertanyakan
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana peluncuran motor listrik nasional dalam waktu dekat. Ia menyebut akan meluncurkan motor tersebut secara langsung dalam beberapa minggu ke depan.
Pengumuman ini memicu perbincangan di kalangan pegiat kendaraan listrik.
>>> Motor Listrik BGN Tak Cocok untuk Kepala SPPG, Ini Nasibnya
Hendro Sutono dari Komunitas Sepeda/Motor Listrik Indonesia (Kosmik) mengingatkan bahwa Indonesia sebenarnya sudah memiliki motor listrik nasional bernama Gesits.
Gesits: Motor Nasional yang Tertidur
Gesits merupakan hasil kolaborasi PT Garansindo, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), PT Pindad, PT LEN Industri, dan PT WIMA.
Merek ini kini berada di bawah Indonesia Battery Corporation (IBC) sejak akhir 2022.
Menurut Hendro, Gesits tidak benar-benar hilang, melainkan sedang 'tertidur pulas' di bawah IBC. Ia menilai proyek tersebut bukan sekadar wacana, melainkan wujud nyata sinergi akademik, swasta, dan negara.
Revitalisasi vs Proyek Baru
Hendro mempertanyakan urgensi memulai proyek motor listrik nasional dari nol. Menurutnya, logika investasi yang sehat seharusnya mengarahkan sumber daya negara untuk merevitalisasi Gesits.
>>> Saksi Bantah Versi Polisi soal Baku Tembak di Madison
Ia khawatir proyek baru hanya akan menciptakan inefisiensi anggaran dan pemborosan sumber daya intelektual bangsa.
Pengalaman Gesits dalam menghadapi tantangan rantai pasok dan persaingan harga bisa menjadi pelajaran berharga.
Hingga saat ini, detail teknis motor listrik nasional baru masih misterius. Belum ada informasi mengenai wujud fisik, spesifikasi, sumber baterai, mitra manufaktur, atau skema rantai pasok.
Hendro menekankan bahwa membangun industri kendaraan listrik bukan sekadar seremoni, melainkan pertarungan maraton membangun ekosistem. Hal ini mencakup lokalisasi komponen, penguasaan teknologi baterai, standardisasi keamanan, dan kepercayaan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa menghidupkan kembali Gesits adalah langkah lebih rasional daripada memulai proyek baru dari awal.
>>> Colorado Rapids Hadapi San Diego FC Usai Istirahat Piala Dunia
Kegagalan industri otomotif lokal sering kali disebabkan oleh absennya konsistensi kebijakan dan integrasi ekosistem pendukung.
Update Terbaru
Timnas Indonesia Tambah Satu Kiper Jelang Piala AFF 2026
Kamis / 23-07-2026, 12:26 WIB
Perilaku Anak Bisa Dibentuk Algoritma, Bagaimana Cara Mencegahnya?
Kamis / 23-07-2026, 12:26 WIB
Dasco Pimpin Rapat Koordinasi Finalisasi Perpres Ojek Online
Kamis / 23-07-2026, 12:26 WIB
Lady Punk Mondy Tatto Jadi Tersangka Pembunuhan Pengamen Akibat Cinta Segitiga
Kamis / 23-07-2026, 12:22 WIB
Beda Kejaksaan dan Polri, dari Tugas hingga Wewenangnya
Kamis / 23-07-2026, 12:21 WIB
Motor Listrik BGN yang Mark Up Harga Dialihkan ke Kementerian Lain
Kamis / 23-07-2026, 12:21 WIB
Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Kamis / 23-07-2026, 12:21 WIB
Purbaya Hapus Bea Masuk Impor LPG Selama 6 Bulan
Kamis / 23-07-2026, 12:21 WIB
Transformasi Danantara Dorong Kinerja InJourney Airports Semester I/2026
Kamis / 23-07-2026, 12:21 WIB
Perang Trump Lawan Iran Bikin Sekutu AS Boncos Nyaris Rp896 Triliun
Kamis / 23-07-2026, 12:21 WIB
Kepala BGN Tak Persoalkan Masalah MBG Viral, Asal Bukan Hoaks
Kamis / 23-07-2026, 12:16 WIB
Pramono Pastikan SDN Kebayoran Lama 09 Segera Dibangun Ulang
Kamis / 23-07-2026, 12:16 WIB
Yusril Pastikan Abdul Karim Miqdad Bukan Pejuang Palestina
Kamis / 23-07-2026, 12:16 WIB
Boy Group Cortis Cetak Penjualan 3 Juta Kopi untuk EP Kedua
Kamis / 23-07-2026, 12:16 WIB







