Perilaku Anak Bisa Dibentuk Algoritma, Bagaimana Cara Mencegahnya?
Di era digital, pemandangan anak yang ditenangkan dengan gawai sudah lazim. Namun, di balik layar, algoritma platform bekerja tanpa henti merekomendasikan konten yang membuat pengguna betah berlama-lama.
Akibatnya, anak bisa terpapar tayangan yang belum sesuai usia atau tahap perkembangannya. Pertanyaannya, sejauh mana algoritma membentuk emosi dan perilaku anak?
>>> Dasco Pimpin Rapat Koordinasi Finalisasi Perpres Ojek Online
Algoritma dan Dampaknya pada Anak
Psikiater Brandon Batarse dari Detroit Medical Center menulis di Psychiatric Times (Februari 2026) bahwa makin banyak pasien yang cara berpikir dan perasaannya dipengaruhi konten media sosial.
Sistem rekomendasi platform dirancang untuk meningkatkan engagement, bukan kesejahteraan mental. Konten mengejutkan atau memancing emosi kuat lebih mudah menarik perhatian.
Paparan terus-menerus dapat menyebabkan desensitisasi dan mengaktifkan sistem reward dopamin, mirip pola mesin slot. Anak dan remaja lebih rentan karena kontrol diri masih berkembang.
Ulasan naratif oleh Naya Abdallah dkk.
di Computers in Human Behavior Reports (2026) menyebutkan, paparan media sosial sejak kecil memengaruhi fokus, emosi, dan hubungan keluarga.
Namun, platform digital juga bermanfaat jika digunakan dengan bimbingan orang tua dan guru, seperti membantu belajar dan mempererat hubungan sosial.
Peran Orang Tua sebagai Tameng Utama
Charyna Ayu, pengajar di Fakultas Pendidikan UIII, menekankan bahwa algoritma memang berpotensi buruk, tetapi dampaknya tergantung faktor multidimensi, termasuk dukungan keluarga.
>>> Lady Punk Mondy Tatto Jadi Tersangka Pembunuhan Pengamen Akibat Cinta Segitiga
"Dan lagi-lagi, bagaimana dukungan dan attachment sama keluarganya.
Kalau misalnya memang dia merasakan kedekatan dengan keluarga sangat baik, artinya hal-hal seperti ini [konten platform digital] bisa didiskusikan dulu," ujar Charyna.
Update Terbaru
Menguak Tragedi Ledakan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan: Peran Pipa Gas Tanam dan Jeritan Korban yang Tertimbun
Kamis / 23-07-2026, 13:57 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 24 - 26 Juli 2026
Kamis / 23-07-2026, 13:56 WIB
Jimmy Kimmel Bawakan Premiere Musim Kelima Who Wants to Be a Millionaire
Kamis / 23-07-2026, 13:50 WIB
Internacional vs Cruzeiro: Laga Perdana Usai Jeda Piala Dunia
Kamis / 23-07-2026, 13:50 WIB
BI Borong SBN Rp188,68 Triliun hingga Juli 2026 untuk Jaga Likuiditas Pasar
Kamis / 23-07-2026, 13:49 WIB
IHSG Menguat 13%, Astronacci: Sinyal Big Bottom Mulai Terwujud
Kamis / 23-07-2026, 13:49 WIB
Pramono Anung: Orang yang Tinggalkan Partai Tak Pernah Jadi Besar
Kamis / 23-07-2026, 13:49 WIB
Tren Unik di China: Pemilik Mobil Listrik Ganti Model Baru Secepat Ganti Ponsel
Kamis / 23-07-2026, 13:49 WIB
7 Inspirasi Padu Padan Kebaya Modern untuk Dipakai Sehari-hari
Kamis / 23-07-2026, 13:49 WIB
Sheila Dara Ungkap Kisah Emosional di Balik Kebaya dalam Film Jalan Pulang
Kamis / 23-07-2026, 13:47 WIB
XLSmart Siap Perluas 4G-5G Usai Menang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz
Kamis / 23-07-2026, 13:46 WIB
Mitsubishi Pilih Hybrid, Bukan Mobil Listrik Murni di Indonesia
Kamis / 23-07-2026, 13:46 WIB







