PP Tunas Berjalan, Ruang Digital Belum Sepenuhnya Ramah Anak
Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 telah diterbitkan sebagai aturan pelaksana PP Tunas pada Maret lalu.
Aturan ini menandai penerapan penuh perlindungan anak di ruang digital Indonesia.
>>> Trump Klaim Warga AS Dukung Perang Iran, Survei Justru Tunjukkan Sebaliknya
Setelah PP Tunas berlaku penuh, pemerintah mulai memiliki gambaran awal implementasi kebijakan tersebut. Jutaan akun anak telah ditutup dan ratusan platform menjalani evaluasi, tetapi efektivitas aturan masih dipertanyakan.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan tujuan utama PP Tunas bukan sekadar membatasi akses anak ke media sosial.
Tujuan utamanya adalah mendorong platform digital menjadi ruang yang lebih aman.
Meutya mengatakan perkembangan teknologi membawa manfaat besar bagi pendidikan dan kehidupan sehari-hari.
Namun, anak juga menghadapi risiko seperti paparan konten tidak sesuai usia, gangguan pola tidur, kecanduan media sosial, hingga kejahatan digital seperti child grooming.
Pemerintah menunda akses anak di bawah 16 tahun ke platform digital berisiko tinggi bukan untuk melarang teknologi. Menurut Meutya, langkah ini memberi kesempatan kepada platform memperbaiki layanan mereka.
"Di Indonesia kita bukan sembarang melarang.
Platform juga kita beri ruang untuk berlomba-lomba membuat platformnya menjadi lebih ramah anak," ujarnya dalam peringatan Hari Anak Nasional dan Girls in ICT Day 2026 di Jakarta, Selasa (21/7).
Meutya menambahkan platform perlu memperkuat moderasi konten, membatasi kontak dari orang asing, serta menghilangkan fitur yang mendorong kecanduan.
Dengan begitu, anak dapat menggunakan layanan digital secara aman.
Indikator Keberhasilan
Deputi Pendidikan Anak-anak Perlindungan Khusus KemenPPPA Ciput Eka Purwiyati mengatakan keberhasilan PP Tunas diukur dari kepatuhan penyelenggara sistem elektronik (PSE).
Update Terbaru
Belanja Produk Lokal Bisa Dongkrak Ekonomi 1,71%, Kemenperin Minta Impor Diganti Produksi Dalam Negeri
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Arus Dana ETF Bitcoin Berbalik Positif, Capai Rp1,36 Triliun dalam Sepekan
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Poco F9 Ultra, Poco F9 Pro, dan Vivo X500 Kantongi Sertifikasi, Segera Meluncur
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Matt Damon Alami Sakit Punggung saat Syuting 'The Odyssey', Gara-gara Sandal
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Prank Pernikahan Berujung Petaka, Pengantin dan Groomsmen Didenda Rp 607 Juta
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Ramalan Zodiak Cinta 23 Juli: Aquarius Keras Kepala, Gemini Cobalah Sabar
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Spesifikasi DFSK E5 Plus: Konsumsi BBM Diklaim Tembus 83 Km Per Liter
Kamis / 23-07-2026, 12:42 WIB
Jerry Seinfeld Akui Hubungan Larry David dan Bill Maher Masih Renggang
Kamis / 23-07-2026, 12:36 WIB
Atlanta United Hadapi Charlotte FC dalam Laga Rivalitas MLS
Kamis / 23-07-2026, 12:36 WIB
Sabrina Ionescu Bantah Tolak Undangan Kontes Tiga Angka WNBA
Kamis / 23-07-2026, 12:36 WIB
Unique Pharmaceutical Tarik Antihistamin karena Risiko Kontaminasi
Kamis / 23-07-2026, 12:36 WIB
Tom Hiddleston Ungkap Kisah Penyintas Letusan Gunung Vesuvius di Docuseries Baru
Kamis / 23-07-2026, 12:35 WIB
Cara Cairkan Saldo DANA Lewat Game Gorilla Titan yang Viral 2026
Kamis / 23-07-2026, 12:35 WIB
Pajak Mobil Listrik 2026: Aturan Baru, Tarif, dan Cara Hitung
Kamis / 23-07-2026, 12:35 WIB







