Seorang pejabat di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, meminta maaf kepada publik setelah anaknya kerap mengunggah konten flexing di media sosial.

Nevi Rizal, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues, mengaku telah menegur keras anaknya yang aktif di akun TikTok @ddeyya.

>>> Daftar Harga iCloud Plus Terbaru 2026 di Indonesia, Naik Hingga 55%

aa.

Unggahan tersebut menampilkan gaya hidup mewah, termasuk perjalanan ke Eropa dan Korea, serta kepemilikan puluhan jerigen bahan bakar.

Konten itu menuai sorotan karena dinilai tidak sensitif di tengah upaya pemulihan masyarakat Gayo Lues pascabencana.

Permintaan Maaf dan Teguran

"Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat dan pemerintah atas kelakuan anak kami," kata Nevi Rizal dalam keterangannya, Rabu (22/7).

>>> Timnas Putri Indonesia Berpeluang Juara Piala AFF Wanita 2026

Ia mengaku telah memberikan ultimatum kepada anaknya untuk tidak lagi menggunakan media sosial untuk konten serupa.

"Anak saya yang memposting konten-konten yang melukai perasaan itu sudah saya ultimatum untuk tidak menggunakan medsos lagi," ujarnya.

Nevi memastikan keluarganya menyadari dampak unggahan tersebut dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang memicu polemik.

>>> Persib Bandung Serius di Piala Presiden 2026, Igor Tolic Siapkan Rotasi dan Pemain Muda

"Tentu sudah saya tegur keras, mereka juga berjanji tidak akan mengulangi lagi," katanya.