Yusril Pastikan Abdul Karim Miqdad Bukan Pejuang Palestina
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra memastikan Abdul Karim Miqdad bukan aktivis maupun ulama asal Palestina.
Yusril mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Duta Besar Palestina. Berdasarkan penelusuran, Abdul Karim bukan warga negara mereka.
>>> Rentetan Kasus Kekerasan Digital pada Anak di Indonesia
Menurut dia, Abdul Karim hanya menjalankan kegiatan bisnis selama di Indonesia.
"Selama berada di Indonesia, ia beraktivitas sebagai warga biasa yang menjalankan usaha bisnis," kata Yusril dalam keterangannya, Kamis (23/7).
Yusril menegaskan deportasi Abdul Karim ke Siprus tidak mempengaruhi hubungan diplomatik atau sikap politik Indonesia terhadap Palestina. Deportasi dilakukan karena Indonesia tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Siprus.
Permintaan deportasi disampaikan melalui Interpol yang telah menerbitkan Red Notice terhadap Abdul Karim. "Setelah melalui proses verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Yusril.
Pemerintah Indonesia juga telah meminta jaminan kepada Pemerintah Siprus agar Miqdad tidak diserahkan ke Israel.
>>> Kaget Dipanggil ke Timnas saat Tidur, Luvi Catat Debut Manis
Duta Besar Siprus memberikan komitmen bahwa yang bersangkutan tidak akan diserahkan kepada negara ketiga.
Sebelumnya beredar isu di media sosial bahwa Abdul Karim yang ditangkap merupakan aktivis Palestina.
Narasi itu mengutip pemberitaan Aljazeera dalam Bahasa Arab berjudul 'Indonesia mendeportasi aktivis Palestina, meningkatkan kekhawatiran akan ekstradisinya ke Israel'.
Aljazeera melaporkan penangkapan Abdul Karim didasarkan pada surat perintah penangkapan dari Interpol.
Penangkapan itu juga mendapat sorotan dari The Geneva Council for Rights and Liberties (GCRL) yang khawatir Abdul Karim pada akhirnya dibawa ke Israel.
>>> Tips Praktis Orang Tua Kenalkan Menabung dan Investasi ke Anak
Hingga berita ini ditulis, CNNIndonesia. com belum dapat mengonfirmasi dugaan kegiatan aktivisme Abdul Karim sebagai aktivis Palestina.
Update Terbaru
Menguak Tragedi Ledakan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan: Peran Pipa Gas Tanam dan Jeritan Korban yang Tertimbun
Kamis / 23-07-2026, 13:57 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 24 - 26 Juli 2026
Kamis / 23-07-2026, 13:56 WIB
Jimmy Kimmel Bawakan Premiere Musim Kelima Who Wants to Be a Millionaire
Kamis / 23-07-2026, 13:50 WIB
Internacional vs Cruzeiro: Laga Perdana Usai Jeda Piala Dunia
Kamis / 23-07-2026, 13:50 WIB
BI Borong SBN Rp188,68 Triliun hingga Juli 2026 untuk Jaga Likuiditas Pasar
Kamis / 23-07-2026, 13:49 WIB
IHSG Menguat 13%, Astronacci: Sinyal Big Bottom Mulai Terwujud
Kamis / 23-07-2026, 13:49 WIB
Pramono Anung: Orang yang Tinggalkan Partai Tak Pernah Jadi Besar
Kamis / 23-07-2026, 13:49 WIB
Tren Unik di China: Pemilik Mobil Listrik Ganti Model Baru Secepat Ganti Ponsel
Kamis / 23-07-2026, 13:49 WIB
7 Inspirasi Padu Padan Kebaya Modern untuk Dipakai Sehari-hari
Kamis / 23-07-2026, 13:49 WIB
Sheila Dara Ungkap Kisah Emosional di Balik Kebaya dalam Film Jalan Pulang
Kamis / 23-07-2026, 13:47 WIB
XLSmart Siap Perluas 4G-5G Usai Menang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz
Kamis / 23-07-2026, 13:46 WIB
Mitsubishi Pilih Hybrid, Bukan Mobil Listrik Murni di Indonesia
Kamis / 23-07-2026, 13:46 WIB







