Yusril Pastikan Abdul Karim Palestina Tak Diserahkan Siprus ke Israel
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra memastikan bahwa Abdul Karim Raeq Miqdad, warga negara Palestina yang dideportasi ke Siprus, tidak akan diserahkan ke Israel.
Pernyataan itu disampaikan Yusril usai bertemu sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabu (22/7) malam.
>>> 7 Wakil Indonesia Lolos ke 16 Besar China Open 2026
Abdul Karim adalah WNA dengan paspor Palestina yang ditangkap Polri berdasarkan red notice Interpol, lalu dideportasi ke Siprus.
Menurut Yusril, setelah deportasi muncul informasi di publik dan media sosial bahwa Siprus akan menyerahkan Abdul Karim ke Israel.
Pemerintah pun perlu memberikan klarifikasi bahwa penangkapan Abdul Karim tidak terkait aktivisme perjuangan Palestina, melainkan kasus terorisme.
Yusril menegaskan berdasarkan statuta Interpol, buronan yang telah diserahkan ke negara bersangkutan tidak boleh dipindahkan ke negara ketiga.
"Jadi tidak mungkin mau diserahkan [Siprus] kepada Israel," kata Yusril di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7).
Pemerintah Indonesia juga telah menerima komunikasi telegrafis dari Siprus bahwa mereka tidak berniat menyerahkan orang ini ke Israel karena akan dituntut di negaranya sendiri.
Untuk memastikan, Yusril memanggil Duta Besar Siprus untuk Indonesia dan meminta komitmen langsung.
"Dia sudah menyampaikan komitmen bahwa pemerintah Siprus tidak bermaksud untuk menyerahkan yang bersangkutan ke Israel," ujar Yusril.
Yusril menjelaskan pemerintah telah menjalankan semua prosedur penyerahan DPO berdasarkan red notice Interpol.
Pemilihan mekanisme deportasi, bukan ekstradisi, dilakukan karena Indonesia tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Siprus.
>>> Merger KAI dan INKA Siap Penuhi Kebutuhan 156 Rangkaian KRL pada 2040
"Dan kalau deportasi kita lakukan karena atas permintaan dari Interpol," katanya.
Update Terbaru
Uji Akurasi 3 Pelacak Kebugaran: Fitbit, Pixel Watch, dan Whoop
Rabu / 22-07-2026, 23:11 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8 Gratis di AT&T dengan Tukar Tambah Ponsel Tertentu
Rabu / 22-07-2026, 23:11 WIB
Indonesia Targetkan 151.554 Hektare Lahan Kelapa untuk Hilirisasi 2026
Rabu / 22-07-2026, 23:11 WIB
Merek China Dinginkan Asia Tenggara dengan Solusi Lokal
Rabu / 22-07-2026, 23:11 WIB
Vozinha dan Haaland Raih Jutaan Followers Baru Selama Piala Dunia 2026
Rabu / 22-07-2026, 23:11 WIB
Kemenkes Apresiasi CNN Wellnest Festival, Dorong Kesadaran Hidup Sehat
Rabu / 22-07-2026, 23:10 WIB
Hasil China Open 2026: Tampil Buruk di Set 2, Jonatan Lolos 16 Besar
Rabu / 22-07-2026, 23:10 WIB
Purbaya Pastikan Pemerintah Kembali Beri Insentif Motor Listrik Rp5 Juta per Unit
Rabu / 22-07-2026, 23:10 WIB
Firefox 153 Akhirnya Hadirkan Dukungan HDR di Windows
Rabu / 22-07-2026, 23:08 WIB
Gugatan Cher Ditolak, Mary Bono Tak Wajib Bayar Biaya Hukum Rp16 Miliar
Rabu / 22-07-2026, 23:08 WIB
Sahabat Nolan Wells: Dia Tampak Baik-Baik Saja di Horn Island
Rabu / 22-07-2026, 23:07 WIB
Pengemudi Kabur dari Polisi, Loncat dari Jembatan ke Danau
Rabu / 22-07-2026, 23:07 WIB
Krisis Air Bersih Ganggu Layanan Puskesmas Panongan Tangerang
Rabu / 22-07-2026, 23:07 WIB
Pemda DIY: 4 SMA dan Ratusan Siswa Jadi Korban Scam TOEFL saat MPLS
Rabu / 22-07-2026, 23:07 WIB







