Kemitraan bilateral Indonesia dan Prancis di bidang mode terus berlanjut melalui Pintu Incubator.

Pada tahun kelimanya, program inkubasi ini berekspansi dengan meluncurkan jalur Accelerator serta Pintu Residency edisi kedua.

>>> Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional, Nasib Gesits Dipertanyakan

Pintu Incubator dibentuk oleh JF3, LAKON Indonesia, dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia melalui Institut français d'Indonésie (IFI) sejak 2022.

Tahun lalu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengapresiasi kegiatan ini saat kunjungan kenegaraan ke Indonesia.

Program ini bertujuan membuka peluang bagi kreator mode agar bisnis mereka berkesinambungan dan berdampak pada perajin lokal.

Setiap tahun, peserta terpilih berkesempatan mengikuti trade show di Paris dan bertemu buyers global.

Pada Oktober 2025, Lil Public dan Denimitup berpartisipasi di Premier Classe, pameran fashion B-to-B di Paris. Lil Public mendapat pesanan dari pembeli asal Belanda.

Program Accelerator untuk Brand Lebih Mapan

Thresia, pendiri Lakon Indonesia, melihat kebutuhan untuk mendorong brand yang sudah mengikuti program Pintu atau yang lebih mapan.

Maka tahun ini, Pintu memperkenalkan program Accelerator.

Lil Public dan Denimitup menjadi peserta perdana Accelerator.

Mereka mendapat sesi pengembangan kapasitas lebih intens selama enam bulan, dengan harapan kembali ke Paris dengan produk yang lebih matang.

>>> Motor Listrik BGN Tak Cocok untuk Kepala SPPG, Ini Nasibnya

Denimitup berstrategi mengembangkan kolaborasi dengan label Prancis Tareet. Lil Public berpartisipasi dalam pertunjukan tahunan École Duperré di Paris pada awal Juli 2026.

Atase Kebudayaan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Carol Meyer, menyatakan Pintu adalah wujud relasi kultural Indonesia dan Prancis.

Pintu Residency 2026: Kolaborasi Desainer Prancis dan Indonesia