Konflik rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah yang berlarut-larut hingga ke pengadilan mendapat sorotan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak).

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Agustinus Sirait, menilai pasangan selebritas Gading Marten dan Gisella Anastasia bisa menjadi contoh dalam mengelola pengasuhan anak pasca perceraian.

>>> Bobby Nasution Tinggalkan Sidang DPRD Sumut Saat Pembahasan LPJ APBD

"Saya kasih contoh mungkin ya, Gading Marten, Gisel, mereka bisa memperlihatkan kepada anak-anaknya seolah-olah mereka masih sama-sama," kata Agustinus di Jakarta Selatan.

Menurut Agustinus, setiap pasangan yang berpisah pasti memiliki masalah pribadi. Namun, masalah tersebut seharusnya tidak ditunjukkan kepada anak.

"Apakah mereka nggak punya konflik, nggak punya saling masalah pribadi? Pasti punya.

Tapi mereka buang jauh-jauh demi anaknya itu bisa melihat secara nyata," ujarnya.

Agustinus menekankan bahwa anak tidak boleh menjadi korban perpisahan orang tua. Anak tetap perlu merasakan kehadiran ayah dan ibu secara utuh meskipun keduanya sudah tidak tinggal bersama.

>>> Lenovo Luncurkan Lecoo Pro 14 dengan Opsi Intel dan AMD, RAM 24GB, Dukung eGPU OCuLink

"Jadi anak itu tidak merasakan perbedaan ketika orang tuanya bersama atau berpisah. Itu kuncinya sebetulnya," tegas dia.

Cinta kepada anak, kata Agustinus, bukan hanya soal materi atau perhatian, tetapi juga kesediaan orang tua mengesampingkan kepentingan pribadi demi menjaga psikologis anak.

"Rela membuang segala macam masalahnya dia demi anak-anak. Itu artinya cinta," ucap Agustinus.

Ia berharap Ruben Onsu dan Sarwendah tidak terus larut dalam konflik dan segera mencari jalan terbaik dengan mengutamakan kepentingan anak.

>>> Viral: Alumni Ungkap Dugaan Pelecehan Dosen Setelah 10 Tahun

"Sekali lagi saya informasikan, saya respon dengan cukup gamblang ya. Kalau kita sayang sama anak, kita harusnya membuang jauh-jauh egonya kita," tutup Agustinus.