Pemerintah Indonesia terus memperluas jangkauan ekonomi kreatif ke pasar global. Salah satu langkah strategis adalah memperkuat kerja sama dengan Nigeria.

Nigeria diproyeksikan menjadi pintu masuk bagi produk dan industri kreatif Indonesia menuju kawasan Afrika.

>>> Garasi D4vd Diduga Penuh Noda Darah, Kata Ahli Forensik

Hal ini menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, dengan Duta Besar RI untuk Nigeria, Bambang Suharto.

Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta. Keduanya membahas potensi kerja sama di sektor film, musik, dan konten digital.

>>> Menteri LH: Denda Lingkungan Perusahaan Nakal Tembus Rp1,6 Triliun

Peluang dari Nollywood

Nollywood, industri film Nigeria, memiliki jaringan distribusi yang luas di berbagai negara Afrika. Jaringan ini dinilai dapat menjadi peluang strategis bagi perfilman Indonesia untuk memperluas pasar internasional.

Dengan memanfaatkan infrastruktur Nollywood, film-film Indonesia berpotensi menjangkau penonton di seluruh Afrika. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat diplomasi ekonomi kreatif.

>>> Herdman Diingatkan soal Peta Jalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menguntungkan sektor film, tetapi juga subsektor ekonomi kreatif lainnya. Indonesia dan Nigeria memiliki potensi besar untuk saling melengkapi di industri kreatif.