Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) mulai bergerak agresif dengan mendekati Pep Guardiola untuk membangkitkan Timnas Italia setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Langkah ambisius ini diambil setelah kursi pelatih utama Gli Azzurri kosong akibat mundurnya Gennaro Gattuso yang gagal memenuhi ekspektasi.

>>> Harga Tiket Piala Presiden 2026 Mulai Rp50 Ribu, Setara Dua Gelas Kopi

Presiden FIGC, Giovanni Malago, membenarkan bahwa pihaknya telah memulai kontak awal dengan mantan manajer Manchester City tersebut.

"Bukan berarti pembicaraan dengan Guardiola akan membuahkan hasil, tetapi saya percaya langkah yang tepat adalah membuka dialog dan menjaganya tetap berjalan," ujar Malago dalam podcast Cronache di Spogliatoio, dikutip ESPN pada Rabu (22/7).

Paolo Maldini Turun Tangan Rayu Guardiola

Keseriusan FIGC dibuktikan dengan pengerahan petinggi teknis untuk bertatap muka langsung.

Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini, bersama penasihat teknis Leonardo Araujo telah terbang ke Barcelona pada akhir pekan lalu.

>>> PPATK: 103 Ribu Anak-Remaja Terhubung Transaksi Judi Online pada 2025

Kunjungan tersebut diyakini sebagai upaya persuasif untuk meyakinkan Guardiola agar bersedia mengambil alih tongkat estafet kepelatihan Timnas Italia.

Namun, misi ini tidak akan mudah karena Guardiola sebelumnya menyatakan niatnya mengambil cuti panjang dari sepak bola.

Pelatih asal Spanyol itu ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarganya setelah meninggalkan Manchester City pada akhir musim lalu.

FIGC Siap Buat Pengecualian Finansial

Di tengah negosiasi, sempat beredar rumor bahwa kendala finansial akan menjadi batu sandungan. Namun, Malago menyatakan federasi siap membuat pengecualian finansial demi merekrut Guardiola.

>>> Rupiah Menguat ke Rp17.914 per Dolar AS pada Pagi Ini

Gaji Guardiola diprediksi akan menguras kas federasi, tetapi FIGC tampaknya rela menjebol rekening untuk mendatangkan pelatih papan atas tersebut.