PPATK: 103 Ribu Anak-Remaja Terhubung Transaksi Judi Online pada 2025
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap sekitar 103.100 anak hingga remaja terhubung dengan transaksi judi online sepanjang tahun 2025.
Temuan ini menjadi alarm bahwa paparan judi online telah menjangkau kelompok usia yang seharusnya mendapat perlindungan khusus.
>>> Rupiah Menguat ke Rp17.914 per Dolar AS pada Pagi Ini
Rinciannya, transaksi judi online menjangkau 36.400 anak berusia di bawah 11 tahun dan 66.700 anak berusia 11-16 tahun.
Dominasi Usia Produktif
Ketua Tim Humas PPATK Tri Andrianto menegaskan data tersebut tidak berarti pemain judi online terbanyak berasal dari kelompok anak sekolah dasar.
Menurut Tri, pemain judi online secara umum masih didominasi kelompok usia produktif 26-45 tahun.
"Berdasarkan hasil analisis PPATK, pemain judi online secara umum justru masih didominasi kelompok usia produktif 26-45 tahun.
Namun demikian, PPATK memang menemukan keterlibatan kelompok usia anak yang sangat memprihatinkan, yaitu sekitar 36.400 anak berusia di bawah 11 tahun dan 66.700 anak berusia 11-16 tahun," ujar Tri kepada CNNIndonesia.
com, Selasa (21/7).
Tri menjelaskan angka tersebut diperoleh dari hasil analisis transaksi keuangan berdasarkan identitas yang terhubung dengan rekening atau akun pembayaran.
Karena itu, data tersebut tidak serta merta menunjukkan anak yang bersangkutan menjadi pelaku judi online.
"Perlu dipahami pula bahwa angka tersebut diperoleh dari analisis transaksi keuangan berdasarkan identitas yang terhubung dengan rekening atau akun pembayaran.
Karena itu, data transaksi tidak selalu dapat memastikan siapa yang secara fisik mengoperasikan perangkat atau mengakses situs judi online," ujarnya.
Meski demikian, menurut Tri, keterhubungan identitas anak dengan transaksi perjudian tetap merupakan kondisi yang sangat serius dan perlu ditindaklanjuti melalui verifikasi serta penguatan perlindungan anak.
Update Terbaru
PP Properti (PPRO) Catat Rugi Rp201,71 Miliar di Semester I-2026
Kamis / 23-07-2026, 11:46 WIB
IHSG Berpeluang Menuju 6.850, BNI Sekuritas Rekomendasikan Enam Saham
Kamis / 23-07-2026, 11:46 WIB
BEI Pantau Lonjakan Saham MPRO Milik Dato Sri Tahir, Investor Diimbau Waspada
Kamis / 23-07-2026, 11:43 WIB
Pengamat dan DPR Kompak Dukung Pemangkasan BUMN, Dinilai Penting Selamatkan Bisnis Negara
Kamis / 23-07-2026, 11:43 WIB
iQOO Neo 11S Bocor: RAM, Penyimpanan, dan Pilihan Warna Sebelum Peluncuran Agustus
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Nah Kai Viral Jadi Model Video Klip Jennie BLACKPINK, Namanya Mirip Mantan
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Amazon PHK Karyawan Lagi, Divisi AGI Jadi Sasaran
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Galaxy Z Flip8 & Fold8 Ultra Jadi HP Samsung Pertama dengan Android 17
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Menhan Tinjau Proyek Mobil Nasional, Subang Disiapkan Jadi Basis Produksi EV
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Max Muncy Samai Rekor Home Run Ron Cey di Los Angeles Dodgers
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Modus Licik Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya: Rangkap 3 Jabatan, Pakan Satwa Dimark-up, Negara Rugi Rp10 Miliar!
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Cunningham dan Griner Reuni Sebelum Fever Hadapi Sun
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Cole Hauser dan Kelly Reilly Bicara Tantangan Kreatif di Dutton Ranch
Kamis / 23-07-2026, 11:36 WIB
Dallas Wings Hadapi Portland Fire di Laga Reguler
Kamis / 23-07-2026, 11:36 WIB







