Interscope Records tetap menjalin bisnis dengan D4vd selama delapan bulan setelah ia diduga membunuh Celeste Rivas. Namun, label itu baru mengambil tindakan tegas setelah fakta-fakta kasus mulai terungkap.

Menurut sumber yang mengetahui langsung, timeline menjadi kunci.

>>> Palmeiras Gunakan Tiga Bek Tengah Lawan Coritiba di Brasileirao

Jaksa menyebut D4vd membunuh Celeste pada April 2025, tetapi jasadnya baru ditemukan pada 8 September 2025 di dalam Tesla milik penyanyi tersebut yang disita polisi.

Begitu jasad ditemukan, Interscope langsung menghentikan promosi D4vd. Namun, kontraknya masih berlaku hingga Desember karena saat itu ia belum ditangkap atau dituduh melakukan kejahatan.

D4vd—nama asli David Anthony Burke—baru disebut sebagai tersangka pada pertengahan November.

Setelah itu, Interscope tidak bisa lagi mempertahankannya dan diam-diam memutus kontrak pada Desember 2025, empat bulan sebelum ia ditangkap dan didakwa.

>>> Rekor Kematian Nolan Wells Tak Sengaja Dirilis oleh Badan Mississippi

Louis Poimiroo, wakil presiden senior keuangan Interscope, bersaksi dalam sidang pendahuluan D4vd bahwa kontrak melalui Mogul Vision diakhiri pada Desember 2025 dan tidak ada pembayaran yang dilakukan pada 2026.

Poimiroo juga mengungkapkan perjanjian rekaman D4vd memiliki nilai minimum potensial $7 juta dan bisa mencapai $19 juta jika Interscope menggunakan opsi untuk album tambahan.

Label juga mendapat bagian dari kemitraan merek dengan Bose, Hollister, Crocs, dan AMC.

D4vd menghadapi satu dakwaan pembunuhan, satu dakwaan pelecehan seksual berkelanjutan terhadap anak di bawah 14 tahun, dan satu dakwaan mutilasi jenazah.

>>> Rep. Ritchie Torres Setuju Pria Straight di D.C. Kurang Menarik

Ia menyatakan tidak bersalah.