Pemerintah terus mempercepat pengembangan hidrogen sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional.

Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk membangun ekosistem hidrogen yang kuat.

>>> Serba-serbi Kasus Korupsi Pakan Satwa Kebun Binatang Surabaya Rp10,2 M

Hidrogen diharapkan menjadi salah satu pilar dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

Dukungan sumber daya yang melimpah menjadi modal utama pengembangan ini.

Potensi energi baru terbarukan (EBT) Indonesia mencapai sekitar 3.600 gigawatt (GW).

Selain itu, kapasitas penyimpanan karbon (Carbon Capture and Storage/CCS) mencapai 600 gigaton CO₂.

Indonesia juga memiliki cadangan nikel terbesar di dunia dan menjadi produsen kobalt terbesar kedua.

>>> Satya, Desainer Down Syndrome, Wujudkan Mimpi Lewat Koleksi Pakaian Anak

Kombinasi sumber daya ini memberikan keunggulan kompetitif dalam pengembangan hidrogen hijau.

Hidrogen hijau diproduksi menggunakan energi terbarukan, sehingga ramah lingkungan.

Besarnya potensi EBT nasional yang ditopang ketersediaan sumber daya air membuka peluang besar bagi hidrogen hijau di dalam negeri.

Pemerintah berkomitmen untuk mendorong investasi dan riset di sektor ini.

>>> Penjualan Mobil Baru Semester I 2026 Naik 2 Digit

Langkah ini sejalan dengan target netralitas karbon Indonesia pada 2060.