Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pertumbuhan kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan tetap positif hingga akhir tahun 2026.

Proyeksi ini muncul setelah kredit UMKM mulai menunjukkan pertumbuhan year-on-year (yoy) pada Mei 2026, setelah sempat terkontraksi di awal tahun.

>>> Pemerintah Percepat Pengembangan Hidrogen untuk Transisi Energi

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa pada Mei 2026, kredit UMKM tumbuh sebesar 0,60% yoy.

Pertumbuhan tersebut terjadi di tengah tekanan daya beli masyarakat dan dinamika perekonomian domestik.

Segmen Mikro dan Menengah Jadi Motor

Pertumbuhan kredit UMKM didorong oleh segmen usaha mikro dan menengah.

>>> Serba-serbi Kasus Korupsi Pakan Satwa Kebun Binatang Surabaya Rp10,2 M

Kredit usaha mikro tercatat tumbuh 0,64% yoy, sementara kredit usaha menengah naik 1,84% yoy.

Namun, kredit usaha kecil masih mengalami kontraksi sebesar 0,24% yoy pada periode yang sama.

Meski demikian, OJK optimistis bahwa tren pertumbuhan kredit UMKM akan berlanjut hingga akhir 2026.

>>> Satya, Desainer Down Syndrome, Wujudkan Mimpi Lewat Koleksi Pakaian Anak

Langkah-langkah stimulus dan dukungan kebijakan diharapkan dapat memperkuat sektor UMKM ke depannya.