Jaksa Wilayah Los Angeles County, Nathan Hochman, angkat bicara di hari pertama sidang pendahuluan D4vd, Selasa (21/7/2026).

Ia mengungkapkan jaksa penuntut berencana memanggil lebih dari 10 saksi.

>>> Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026

Hochman juga mengatakan pihaknya belum memutuskan apakah akan menuntut hukuman mati dalam kasus pembunuhan remaja 14 tahun, Celeste Rivas.

Sidang pendahuluan digelar di pengadilan pusat kota Los Angeles. Jaksa menghadirkan bukti untuk meyakinkan hakim bahwa kasus ini layak dilanjutkan ke pengadilan.

Hochman memperkirakan sidang pendahuluan akan berlangsung selama 5-7 hari.

Kronologi Kasus D4vd

D4vd, yang bernama asli David Anthony Burke, hadir bersama pengacaranya saat jaksa mulai memaparkan bukti yang menghubungkannya dengan kematian dan mutilasi Celeste.

Orang tua Celeste tampak datang ke pengadilan dengan wajah muram dan saling bergandengan tangan.

Di dalam ruang sidang, mereka tidak berpaling saat jaksa menampilkan foto-foto mengerikan dari sisa-sisa jasad putri mereka.

>>> PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Musim 2026/2027

Jaksa menuduh D4vd menjalin hubungan seksual dengan Celeste sejak ia berusia 13 tahun.

Mereka mengklaim D4vd membunuh Celeste setelah remaja itu mengancam akan membongkar hubungan mereka dan menghancurkan karier musiknya yang sedang naik daun.

Otoritas mengatakan D4vd memikat Celeste ke rumahnya di Hollywood Hills pada April 2025.

Di sana, ia diduga menusuk dan memutilasi tubuh Celeste dengan gergaji mesin, lalu memasukkan sisa jasadnya ke dalam dua kantong yang diletakkan di bagasi depan Tesla miliknya.

Sisa jasad Celeste yang membusuk ditemukan berbulan-bulan kemudian setelah Tesla tersebut diderek ke tempat penyitaan mobil di Hollywood dan para pekerja melaporkan bau busuk.

D4vd ditangkap pada April 2026 dan mengaku tidak bersalah atas tuduhan pembunuhan tingkat pertama, pelecehan seksual berkelanjutan terhadap anak di bawah 14 tahun, dan mutilasi jenazah secara ilegal.

>>> POWERADE Kenalkan Produk di PRJ 2026, Tekankan Pentingnya Hidrasi

Pengacaranya membantah kliennya membunuh Celeste dan mengatakan bukti akan membersihkan namanya.