Sidang pendahuluan D4vd dimulai hari ini.

Selama sepekan ke depan, jaksa penuntut akan menyajikan sejumlah besar bukti di pengadilan untuk meyakinkan hakim bahwa kasus ini layak dilanjutkan ke pengadilan.

>>> Luhut Usul Uji Coba Digitalisasi Bansos Diperluas ke 100 Daerah Baru

Proses persidangan akhirnya berjalan setelah beberapa kali penundaan. Pada April lalu, D4vd ditangkap dan didakwa melakukan pembunuhan tingkat pertama terhadap Celeste Rivas Hernandez, 14 tahun.

D4vd—nama asli David Burke—juga didakwa melakukan pelecehan seksual berkelanjutan terhadap anak di bawah 14 tahun dan mutilasi jenazah secara ilegal.

Jaksa mengklaim memiliki bukti DNA, rekaman CCTV, pesan teks, dan catatan telepon. Dalam dokumen pengadilan, mereka menyebut D4vd dan Celeste memulai hubungan seksual saat Celeste berusia 13 tahun.

Menurut jaksa, Celeste mengancam akan membongkar hubungan mereka dan menghancurkan karier musik D4vd.

D4vd diduga mengundang Celeste ke rumahnya di Hollywood Hills, lalu membunuhnya dan memotong tubuhnya dengan gergaji mesin yang dibeli secara daring.

>>> Terduga Pelecehan Seksual di Grup Chat Unesa Diminta Sujud dan Cium Kaki Orang Tua

Jaksa juga menuduh D4vd memasukkan jenazah Celeste ke dalam dua kantong mayat yang ditempatkan di bagasi depan Tesla miliknya.

D4vd ditangkap pada April, tujuh bulan setelah jenazah Celeste ditemukan di Tesla-nya yang telah diderek ke tempat penyitaan di Hollywood.

Sejak itu, teman-teman D4vd seperti Aysia Collins dan Neo Langston menjauhkan diri dari penyanyi tersebut.

D4vd telah menyatakan tidak bersalah dan ditahan sejak penangkapannya. Hingga saat ini, jaksa belum memutuskan apakah akan menuntut hukuman mati.

Selama sidang pendahuluan, jaksa dapat memanggil saksi, dan tim kuasa hukum D4vd dapat memeriksa saksi-saksi tersebut.

>>> Nasabah Gagal Cairkan Reksa Dana Jatuh Tempo, Maybank Buka Suara

Hakim Charlaine F. Olmedo akan menentukan apakah jaksa telah menyajikan cukup bukti untuk melanjutkan kasus ini ke pengadilan.