Seorang nasabah PT Bank Maybank Indonesia mengeluhkan ketidakmampuan mencairkan reksa dana yang telah jatuh tempo sejak 2023.

Dalam unggahan di media sosial Threads, investor itu mengaku membeli produk reksa dana terproteksi dari Maybank cabang Pemuda pada 2020.

>>> Polri Tegaskan Kasus Pembiayaan Batu Bara Tak Terkait dengan Perkara Blackout Febrie

Reksa dana tersebut seharusnya cair pada 2023, namun hingga kini belum bisa dicairkan karena adanya kesalahan investasi dari pihak bank.

"Saya membeli ini dari Maybank cabang Pemuda dari 2020 yang mestinya cair di 2023.

Sampai sekarang tidak bisa cair dikarenakan kesalahan investasi pihak Maybank," tulis investor itu, Selasa (21/7).

Menurut investor, gagal bayar reksa dana itu diduga karena perusahaan yang diinvestasikan bangkrut.

"Sekarang sudah 7 tahun dana tidak bisa cair dengan alasan perusahaan yang diinvestasikan bangkrut. Belum ada kepastian kapan uang kembali dan hanya terus mengatakan 'kami kawal pak'," ujarnya.

Tanggapan Maybank

Menanggapi hal tersebut, Maybank Indonesia menyatakan setiap produk investasi memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda.

>>> Mensos dan Menteri PKP Sepakat Percepat Bedah Rumah Siswa Sekolah Rakyat

Seluruh karakteristik dan risiko telah disampaikan kepada nasabah melalui prospektus, fund fact sheet, serta dokumen lainnya.

Proses penjelasan kepada nasabah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku sebelum keputusan investasi diambil.

Juru bicara Maybank Indonesia Bayu Irawan mengatakan, "Sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), Maybank Indonesia senantiasa menjalankan perannya sesuai ketentuan regulator dan berkomitmen mendampingi nasabah dalam memperoleh informasi terkait perkembangan investasi."

Perusahaan secara proaktif memantau perkembangan penanganan kasus dan berkoordinasi intensif dengan manajer investasi.

Hal itu untuk memperoleh perkembangan terkini dan memastikan setiap informasi dari manajer investasi diteruskan kepada pemegang unit penyertaan secara transparan melalui surat, email, komunikasi lisan, maupun pertemuan tatap muka.

>>> Hari Anak Nasional, Mensos Sebut Sekolah Rakyat Penuhi Hak Pendidikan

Maybank juga menyediakan saluran komunikasi bagi pemegang unit penyertaan yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut atau menyampaikan pertanyaan dan keluhan, seperti email, telepon, dan pertemuan langsung.