Daniel Siad, seorang model scout asal Prancis yang tengah diselidiki atas dugaan keterlibatan dalam jaringan perdagangan manusia terkait Jeffrey Epstein, ditemukan tewas di rumahnya di pinggiran Paris pada Senin malam.

Penyebab kematian pria berusia 69 tahun itu belum diketahui secara resmi.

>>> Flamengo Hadapi Chapecoense di Serie A, 22 Juli 2026

Otoritas Prancis telah melakukan penyelidikan terhadap Siad atas dugaan perdagangan manusia yang terkait dengan Epstein, serta kasus kejahatan seksual terpisah.

Nama Siad muncul lebih dari 2.000 kali dalam dokumen Departemen Kehakiman AS yang dirilis berdasarkan Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein.

Dokumen tersebut mengungkap korespondensi ekstensif mengenai perekrutan gadis muda dari Skandinavia dan Eropa Timur.

Pesan Siad ke Epstein

Dalam pesan Juli 2014 kepada Epstein, Siad menulis, "Saya punya 2 gadis dari Swedia, seorang Slovakia, 2 orang Prancis, dan [diredaksi] orang Rusia."

>>> Jadwal 7 Wakil Indonesia di 16 Besar China Open 2026: Jonatan Main

Catatan menunjukkan Epstein secara rutin mendorong upaya perekrutan internasional Siad dan menawarkan penggantian biaya.

Epstein membalas, "Saya akan mengganti biaya Anda tentu saja." Siad kemudian merinci calon rekrutan tambahan berusia antara 15 dan 17 tahun di Prancis dan Skandinavia.

Dalam pesan lain, Siad menggambarkan pekerjaannya sebagai "seperti nelayan, kadang cepat dapat, kadang tidak ada ikan."

Sebelum meninggal, Siad membantah tuduhan tersebut dan mengklaim ia hanya merekrut model untuk agensi casting yang sah. Pengacaranya, Menya Arab-Tigrine, mengatakan, "Pak Siad perlu menyuarakan kebenaran dan ketidakbersalahannya."

>>> IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, Cermati Level Support dan Resistance

Kematian Siad terjadi kurang dari seminggu setelah laporan BBC mengungkap kesaksian seorang korban yang menyatakan Siad memperkenalkannya kepada Epstein, yang mengakibatkan penyiksaan selama bertahun-tahun.