Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Kamis (23/7).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan, meski potensi koreksi jangka pendek perlu diwaspadai.

>>> Kredit UMKM Diproyeksikan Tumbuh Positif hingga Akhir 2026

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat menguji area 6.441-6.545.

Namun, investor juga perlu mencermati peluang koreksi jangka pendek ke kisaran 6.202-6.282," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.111, 5.839 dan resistance 6.377, 6.599 hari ini.

Ia merekomendasikan saham AADI, CUAN, PTBA, dan VKTR.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham bergerak dalam fase konsolidasi, tetapi peluang melanjutkan penguatan masih terbuka.

>>> Pemerintah Percepat Pengembangan Hidrogen untuk Transisi Energi

"Setelah berhasil menembus resistance 6.377, IHSG diperkirakan berpeluang melanjutkan kenaikan menuju area 6.453-6.545 pada sisa perdagangan pekan ini," ujar Ivan.

Dia memprediksi IHSG bergerak di level support 6.205, 6.007, dan 5.887, serta resistance 6.545, 6.688, dan 6.835.

Ivan merekomendasikan saham AADI, PTBA, TLKM, dan UNTR.

IHSG ditutup di level 6.334 pada perdagangan Rabu (22/7) sore, melemah 5,54 poin atau minus 0,09 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp18,48 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 46,39 miliar saham.

>>> Serba-serbi Kasus Korupsi Pakan Satwa Kebun Binatang Surabaya Rp10,2 M

Pada penutupan kemarin, 272 saham menguat, 340 terkoreksi, dan 184 stagnan.