Trump Nyatakan Gencatan Senjata dengan Iran Berakhir di KTT NATO Turki
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata sementara dengan Iran yang disepakati pada pertengahan Juni telah berakhir.
Pernyataan itu disampaikan di sela-sela KTT NATO di Ankara, Turki, pada Rabu, 8 Juli 2026.
>>> Harga Minyak Lompat 5% usai Trump Akhiri Gencatan Senjata AS-Iran
Pengumuman tersebut muncul setelah serangan balasan antara pasukan Amerika dan Iran yang merupakan eskalasi besar kedua sejak kesepakatan ditandatangani.
Ketegangan dipicu oleh serangan terhadap tiga kapal dagang di Selat Hormuz pada Selasa, yang kemudian dibalas AS dengan serangan ke target-target Iran.
Sebagai respons, Garda Revolusi Iran meluncurkan rudal dan drone ke pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain.
Trump menegaskan bahwa ia tidak akan lagi berurusan dengan kepemimpinan Iran saat ini.
"Saya pikir ini sudah berakhir. Saya tidak ingin berurusan dengan mereka lagi.
Mereka sampah," kata Trump. Ia juga mengkritik karakter para pemimpin di Teheran dan memperingatkan bahaya global jika mereka memiliki senjata nuklir.
Meskipun bersikap keras, Trump mengakui bahwa negosiator tingkat tinggi AS masih tertarik pada solusi diplomatik permanen. "Setahu saya, itu hanya buang-buang waktu berurusan dengan mereka.
Mereka pembohong," ujarnya, seraya menyebut bahwa utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner masih ingin bernegosiasi.
Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Iran belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Trump.
>>> Komisi I DPRD Jabar Serahkan Rekomendasi Kajian Nama Tatar Sunda ke Pemprov
Trump Kritik Sekutu Eropa
Di luar konflik Timur Tengah, Trump menggunakan KTT dua hari itu untuk menantang sekutu Eropa mengenai kontribusi belanja pertahanan.
Ia menyuarakan ketidakpuasan atas kerja sama Eropa dalam agenda AS melawan Iran.
Update Terbaru
NASA Bangunkan Wahana New Horizons dari Hibernasi Luar Angkasa
Rabu / 08-07-2026, 21:42 WIB
Jaringan Bahan Bakar Freedom Dukung Trump Buka SPBU Diskon
Rabu / 08-07-2026, 21:42 WIB
Konflik Teluk Persia Meningkat, Harga Minyak Dunia Melonjak
Rabu / 08-07-2026, 21:39 WIB
California DMW Perintahkan 11.000 Pengemudi Ujian Ulang Tertulis
Rabu / 08-07-2026, 21:39 WIB
Polisi San Mateo Tangkap Remaja Tembak Senjata Mainan di Dalam Waymo
Rabu / 08-07-2026, 21:38 WIB
Ketua MPR dan Menlu RI Terbang ke Iran Hadiri Pemakaman Khamenei Besok
Rabu / 08-07-2026, 21:21 WIB
Polisi Sita Dolar AS dan Singapura saat Geledah Kafe di Cipete
Rabu / 08-07-2026, 21:21 WIB
Para Eksekutif Kaget dengan Tagihan AI Besar setelah Mengira Bisa Ganti Pekerja Gratis
Rabu / 08-07-2026, 21:18 WIB
Mortir Tank Meledak di Cipatat Bandung Barat, 3 Warga Tewas
Rabu / 08-07-2026, 21:18 WIB
Polisi Geledah Mal Mewah di Jaksel Terkait Korupsi dan TPPU
Rabu / 08-07-2026, 21:18 WIB
Review Acer Nitro 18 AI: Layar Besar, Harga Terjangkau, Performa Terbatas
Rabu / 08-07-2026, 21:15 WIB
Nintendo Akan Terus Jual Switch 1 di Luar Eropa hingga 2027
Rabu / 08-07-2026, 21:15 WIB
Kunjungan Perdana Raja Charles ke Isle of Man, Akan Berpidato di Parlemen
Rabu / 08-07-2026, 21:15 WIB
Drone Ukraina Serang Tiga Kilang Minyak Canggih Rusia
Rabu / 08-07-2026, 21:14 WIB







