NASA berhasil membangunkan wahana antariksa New Horizons pada 7 Juli 2026 setelah menjalani hibernasi terlama, yaitu 321 hari.

Wahana tersebut kini berada sekitar 9,5 miliar kilometer dari Bumi, dengan sinyal radio membutuhkan waktu hampir sembilan jam untuk mencapai pengendali misi.

>>> Jaringan Bahan Bakar Freedom Dukung Trump Buka SPBU Diskon

Tim di Laboratorium Fisika Terapan Johns Hopkins mengonfirmasi aktivasi berhasil setelah menerima data telemetri melalui stasiun Deep Space Network di Madrid.

Selama hibernasi, sistem utama dimatikan untuk menghemat daya, namun instrumen onboard tetap mengumpulkan data heliosfer luar dan lingkungan debu lokal.

Manajer operasi misi, Alice Bowman, menyatakan bahwa setiap laporan status selama hibernasi menunjukkan kondisi hijau, yang berarti wahana dalam keadaan baik setiap minggunya.

>>> Konflik Teluk Persia Meningkat, Harga Minyak Dunia Melonjak

Setelah pengecekan, New Horizons akan beralih ke pengamatan khusus di area batas tempat angin matahari berinteraksi dengan ruang antarbintang.

Ilmuwan proyek Pontus Brandt menyebut data dari pertemuan dengan termination shock akan menjadi harta karun bagi fisikawan luar angkasa di seluruh dunia.

>>> California DMW Perintahkan 11.000 Pengemudi Ujian Ulang Tertulis

Wahana ini bergerak menjauhi matahari dengan kecepatan sekitar 480 juta kilometer per tahun. Pengujian perangkat lunak penerbangan diperbarui akan berlangsung hingga akhir tahun.