Badan antariksa Amerika Serikat (NASA) berencana meluncurkan misi robotik pada 2026 untuk menyelamatkan satelit Swift dari penurunan orbit.

Langkah ini diambil untuk memperpanjang usia operasional satelit yang telah berjasa dalam pengamatan astronomi.

>>> AS Gelontorkan Rp24 Triliun untuk Pangkalan Angkatan Laut di Peru, Bisakah Ubah Peta Kekuatan?

Strategi Inovatif NASA

Misi robotik tersebut dirancang untuk mendorong satelit Swift kembali ke orbit yang lebih stabil.

Dengan demikian, satelit dapat terus berfungsi lebih lama dari perkiraan awal.

Satelit Swift sendiri merupakan observatorium luar angkasa yang digunakan untuk mendeteksi semburan sinar gamma dan fenomena kosmik lainnya.

Penurunan orbit secara alami terjadi akibat hambatan atmosfer Bumi yang tipis.

>>> Jadwal Tayang Anime dan Berita Terkini 4-6 Juli 2026

Tanpa intervensi, satelit akan masuk kembali ke atmosfer dan hancur.

NASA belum merinci detail teknis misi robotik tersebut, namun langkah ini menunjukkan komitmen badan antariksa dalam mempertahankan aset berharganya.

Misi serupa sebelumnya pernah dilakukan untuk satelit lain, seperti misi perbaikan Teleskop Hubble.

>>> Feyenoord Mulai Jajaki Transfer Winger Botafogo Matheus Martins

Keberhasilan misi ini akan menjadi tonggak penting dalam teknologi perawatan satelit di orbit.