California DMW Perintahkan 11.000 Pengemudi Ujian Ulang Tertulis
California Department of Motor Vehicles (DMV) memerintahkan sekitar 11.000 pengemudi berlisensi di seluruh negara bagian untuk mengulang ujian tertulis dalam waktu 30 hari atau menghadapi pencabutan izin mengemudi.
Perintah ini dikeluarkan setelah sistem pemantauan internal DMV mendeteksi ketidakberesan dalam ujian yang diambil antara Juli 2025 dan April 2026, seperti dilaporkan Los Angeles Times.
>>> Polisi San Mateo Tangkap Remaja Tembak Senjata Mainan di Dalam Waymo
DMV mengirimkan surat pemberitahuan kepada para pengemudi yang terdampak.
Mereka harus menjadwalkan janji temu secara online, membawa surat peringatan, dan lulus ujian pengetahuan untuk mempertahankan hak mengemudi.
Juru bicara DMV menekankan pentingnya integritas proses pengujian. "Memastikan integritas proses pengujian kami sangat penting," ujarnya.
"Ujian pengetahuan memainkan peran penting dalam memastikan pengemudi memahami peraturan lalu lintas sebelum diizinkan mengemudi di California."
Kebingungan dan Keluhan Warga
Perintah mendadak ini menimbulkan kebingungan dan kesulitan logistik bagi warga. Banyak yang menghadapi biaya tak terduga dan kesulitan menjadwalkan ulang di kantor DMV yang padat.
David Specht, warga Sacramento yang menerima surat tersebut, mengaku kesulitan. "Ini masalah besar bagi orang yang mungkin tidak memiliki transportasi yang andal," katanya.
"Orang tua tunggal harus cuti kerja dan mencari pengasuh anak. Sepertinya sistem ini tidak benar-benar bekerja untuk kita."
Specht, yang pindah dari Chicago dan mengikuti ujian pada Januari, menghubungi DMV tetapi tidak mendapat penjelasan rinci tentang hasil ujiannya.
>>> Ketua MPR dan Menlu RI Terbang ke Iran Hadiri Pemakaman Khamenei Besok
"Saya tahu saya tidak curang," tegasnya. "Dan saya yakin banyak dari 11.000 warga California lainnya yang menerima surat itu juga tidak curang."
Update Terbaru
Messi Bawa Argentina Comeback Dramatis ke Perempat Final Piala Dunia
Rabu / 08-07-2026, 22:43 WIB
Marta Kostyuk Menangkan Set Pertama Lawan Jasmine Paolini di Perempatfinal Wimbledon
Rabu / 08-07-2026, 22:43 WIB
Trump Sebut Iran sebagai 'Republik Islam Jepang' dalam Konferensi Pers
Rabu / 08-07-2026, 22:42 WIB
Saham Palantir Turun 37,5% Meski Pendapatan Kuartal I 2026 Tumbuh 85%
Rabu / 08-07-2026, 22:42 WIB
Ubisoft Rilis Assassin's Creed Black Flag Resynced dengan Visual dan Mekanik Baru
Rabu / 08-07-2026, 22:42 WIB
Wanita Tertidur di Belakang Kemudi Tesla saat Melaju di Jalan Tol, Polisi Selidiki
Rabu / 08-07-2026, 22:23 WIB
Istri Erdogan Tarik Lengan saat Macron Hendak Cium Tangan
Rabu / 08-07-2026, 22:23 WIB
Zlatko Dalic Resmi Mundur dari Kursi Pelatih Kroasia
Rabu / 08-07-2026, 22:23 WIB
Park Bo Young dan Son Suk Ku Ditawari Akting Bareng di Film Romantis
Rabu / 08-07-2026, 22:22 WIB
Cara Install 7 Aplikasi Android Gratis Paling Berguna di Tahun 2026 untuk Keamanan
Rabu / 08-07-2026, 22:22 WIB
Tantangan Dance RIIZE 'Do Your Dance' Tembus 100 Juta Views di TikTok
Rabu / 08-07-2026, 22:21 WIB
Satgas Cartenz Tetapkan 7 Tersangka Pembunuhan Pilot AS di Yahukimo
Rabu / 08-07-2026, 22:21 WIB
Pertamina Harap Cisem 2 Jadi Tulang Punggung Penyaluran Gas di Jawa
Rabu / 08-07-2026, 22:21 WIB
InJourney Sambut Kolaborasi Indonesia-India untuk Konservasi Candi Prambanan
Rabu / 08-07-2026, 22:21 WIB







