Polisi San Mateo menahan dua remaja laki-laki pada Senin sore setelah mereka diduga minum alkohol dan menembakkan peluru gel dari dalam mobil otonom Waymo.

Perusahaan itu menghentikan perjalanan dari jarak jauh dan memberi tahu pihak berwenang.

>>> Ketua MPR dan Menlu RI Terbang ke Iran Hadiri Pemakaman Khamenei Besok

Menurut penyelidik, penumpang berusia 14 dan 15 tahun itu menggunakan senjata mainan yang dicat menyerupai senjata api asli untuk menembakkan manik-manik air Orbeez ke luar jendela.

Operator Waymo mendeteksi perilaku itu melalui umpan kamera interior langsung, menonaktifkan kendaraan di dekat 20th Avenue dan El Camino Real, dan menggunakan tipu daya tentang masalah mekanis untuk menjaga remaja di dalam sampai petugas tiba.

Kronologi Kejadian

Petugas hubungan masyarakat Kepolisian San Mateo Jeanine Luna merinci pemberitahuan awal dari perusahaan kendaraan otonom itu.

"Sekitar pukul 14.10 kami mendapat telepon dari perwakilan Waymo yang mengatakan ada dua orang di kendaraan mereka, dan mereka melihat mereka menembak keluar dari kendaraan," kata Luna.

Perwakilan perusahaan juga menyampaikan pengamatan tentang kondisi fisik penumpang selama perjalanan. "Mereka juga menggambarkan penumpang dalam keadaan mabuk," ujar Luna.

Polisi mencatat bahwa karyawan Waymo melacak situasi yang berkembang secara real-time melalui sistem kamera terpasang di kendaraan.

"Saya tidak yakin apa yang menyebabkan mereka mengetahui apa yang terjadi di kendaraan mereka, tetapi begitu mereka mendapat informasi, mereka segera menghubungi kami, memberi tahu apa yang mereka lihat, memberi tahu di mana mereka berada, dan benar-benar menonaktifkan kendaraan untuk kami," kata Luna.

Penonaktifan jarak jauh memungkinkan petugas penegak hukum memposisikan diri dengan aman di sekitar mobil otonom di tempat parkir pusat perbelanjaan.