"Mereka mengatakan mereka dapat menonaktifkan kendaraan dan menggunakan tipu daya untuk memberi tahu penumpang, 'Oh mobilnya bermasalah.' Jadi kami bisa bersiap dan mengambil posisi," kata Luna.

Petugas yang merespons menemukan ransel, wadah alkohol terbuka, dan senjata air Orbeez yang telah diubah menyerupai senjata asli.

"Senjata BB, senjata mainan dicat hitam, sehingga bagi mata yang tidak terlatih, Anda tidak tahu apakah itu senjata asli atau bukan," kata Luna.

Staf perusahaan melaporkan indikator fisik spesifik yang membuat mereka yakin senjata api asli ditembakkan di dalam kabin.

"Mereka (Waymo) melaporkan bahwa penumpang menaikkan dan menurunkan dugaan senjata api, dan mereka melihat ada tolak balik (recoil)," kata Luna.

>>> Polisi Sita Dolar AS dan Singapura saat Geledah Kafe di Cipete

Penampakan objek dan tindakan remaja semakin meningkatkan urgensi bagi tim pemantau. "Mereka menggambarkannya sebagai senjata api hitam.

Mereka melihatnya naik turun, dilihatkan bolak-balik, disembunyikan dari orang yang lewat. Lalu ada tolak balik," kata Luna.

Di dalam kendaraan, petugas yang merespons mengonfirmasi barang-barang yang dibawa remaja. "Mereka menemukan senjata air Orbeez, ransel, dan wadah alkohol terbuka," kata Luna.

Modifikasi senjata mainan konsumen tetap menjadi perhatian signifikan bagi penegak hukum setempat.

"Kami sering melihat anak-anak menggunakan senjata BB, senjata air, senjata mainan, dan mengecatnya hitam sehingga terlihat seperti senjata api asli dan itu menyebabkan bahaya nyata bagi mata yang tidak terlatih," kata Luna.

Meskipun penghentian lalu lintas berisiko tinggi, otoritas setempat menyatakan dukungan atas cara perusahaan teknologi menangani keadaan darurat. "Mereka benar menghubungi kami dan memberi tahu kami," kata Luna.

Pejabat departemen mengulangi persetujuan mereka atas saluran komunikasi cepat yang digunakan operator kendaraan otonom. "Mereka benar menghubungi kami dan membiarkan kami menyelesaikannya," kata Luna.