Sulit tidur membuat sebagian orang mencoba berbagai cara agar bisa beristirahat lebih nyenyak. Salah satu yang belakangan kerap dikaitkan dengan kualitas tidur adalah magnesium.

Mineral ini disebut dapat membantu tubuh lebih rileks dan mendukung kerja sistem saraf yang mengatur tidur. Sejumlah penelitian memang menemukan potensi tersebut, tetapi seberapa efektif magnesium membantu tidur?

>>> PM India Modi Terharu Berdoa di Prambanan: Momen Paling Berkesan

Mekanisme Magnesium dalam Mendukung Tidur

Magnesium merupakan mineral yang terlibat dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk kerja saraf dan otot.

Kaitannya dengan tidur cukup kompleks karena mineral ini ikut berperan dalam sejumlah mekanisme yang membantu tubuh beristirahat.

Melansir penelitian dari Nature and Science of Sleep, magnesium dapat membantu menurunkan aktivitas berlebihan pada sistem saraf dan mendukung relaksasi otot.

Mineral ini juga berkaitan dengan ritme sirkadian atau jam biologis yang mengatur siklus tidur dan bangun.

Salah satu cara kerja magnesium berkaitan dengan GABA, yakni zat kimia di otak yang membantu menenangkan aktivitas saraf.

Magnesium juga dapat mengurangi aktivitas berlebihan di otak yang membuat tubuh sulit rileks menjelang tidur.

Tak hanya itu, magnesium turut dikaitkan dengan produksi melatonin, hormon yang membantu mengatur waktu tidur dan bangun.

Mineral ini juga diduga berperan dalam menurunkan kortisol atau hormon stres sehingga tubuh lebih mudah rileks.

Hasil Studi tentang Magnesium dan Tidur

Meski memiliki sejumlah mekanisme yang mendukung tidur, mengonsumsi magnesium bukan berarti seseorang otomatis terbebas dari insomnia.

Dalam studi yang diterbitkan di jurnal yang sama, peneliti melibatkan 155 orang dewasa berusia 18-65 tahun dengan kualitas tidur buruk.

>>> Waspada Modus Sebar Link Penipuan Pemutihan Pajak Kendaraan