Tren sleepmaxxing telah lama beredar di media sosial, terutama TikTok. Banyak influencer membagikan trik agar tidur lebih nyenyak.

Sleepmaxxing mencakup berbagai saran, produk, dan praktik yang bertujuan meningkatkan kualitas tidur. Namun, efektivitas metode ini perlu dipertanyakan.

>>> Komisi Eropa Ajukan IEU-CEPA dan IPA ke Dewan Uni Eropa

Daftar Trik Sleepmaxxing yang Populer

Pakar ilmu tidur Carleara Weiss melihat sleepmaxxing sebagai komersialisasi tidur. Ia mengingatkan agar tidak mengalihkan fokus dari kesehatan ke pembelian produk.

Berikut trik sleepmaxxing yang populer dan penjelasan efektivitasnya.

1. Suplemen magnesium: Magnesium dapat meningkatkan kualitas tidur.

Namun, konsultasi dengan dokter diperlukan karena interaksi obat dan efek samping pencernaan.

2. Suplemen melatonin: Membantu mengatasi masalah tidur sementara seperti jet lag.

Dosis aman 0,3-5 mg, namun banyak produk melebihi batas.

3. White noise: Terbukti meningkatkan kualitas tidur.

Tidak perlu membeli alat khusus; kipas angin atau aplikasi ponsel sudah cukup.

4. Sleep tracker: Smartwatch dapat melacak tidur, tetapi penelitian masih berkembang.

Alat ini bukan diagnostik untuk gangguan tidur.

>>> Jadwal Siaran Langsung Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026

5. Plester mulut: Klaim mengurangi dengkuran tidak didukung penelitian.

Sebaiknya konsultasi ke dokter untuk penyebab dasar dengkuran.

6. Tidur sebelum pukul 22.00: Klaim media sosial ini tidak berlaku untuk semua orang.

Ritme sirkadian dan kronotipe setiap individu berbeda.

Tips Tidur Nyenyak dari Para Ahli

Berikut saran pakar untuk tidur lebih lelap:

– Mulai hari dengan paparan sinar matahari untuk menyelaraskan jam internal tubuh.

– Jaga waktu tidur dan bangun yang konsisten, termasuk akhir pekan.

– Batasi tidur siang tidak lebih dari 30 menit.

– Kurangi kafein pada sore hari dan hindari makan berat sebelum tidur.

– Hindari paparan layar sebelum tidur dan buat rutinitas menenangkan seperti membaca atau meditasi.

>>> DPR dan Pemerintah Kejar Target RUU Pusat Finansial Internasional IKN Rampung 22 Juli

Tidak semua tren di media sosial efektif. Pastikan untuk memeriksa kebenarannya sebelum mempraktikkan.