Perusahaan China GCL ET Pasok Listrik Hijau dan Kelola Sampah Jakarta
Perusahaan energi raksasa asal China, GCL Energy Technology (GCL ET), resmi memperluas bisnisnya ke Asia Tenggara dengan Indonesia sebagai pasar utama.
Langkah ini diambil di tengah meningkatnya kebutuhan listrik yang stabil dan ramah lingkungan seiring pertumbuhan industri dan digitalisasi di kawasan.
>>> Love in Sync Tayang Mulai 4 Juli 2026, Ini Sinopsis, Fakta Menarik, dan Jadwal Episode
Komitmen Investasi PLTS 200 MW Bersama PLN
GCL ET telah menandatangani dua perjanjian jual beli tenaga listrik (PPA) dengan PT PLN (Persero) dengan total kapasitas 200 MW.
Proyek tersebut terdiri dari 100 MW Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Darat dan 100 MW PLTS Terapung.
Fanzhong Zeng, Head of Strategic Development Center GCL Energy Technology, menyatakan bahwa kemitraan dengan PLN merupakan langkah konkret untuk menghadirkan solusi energi yang efisien dan berkelanjutan.
Kolaborasi dengan Anak Usaha Pertamina untuk Kelola Sampah
Selain proyek surya, GCL ET juga menggandeng PPI, anak perusahaan Pertamina, untuk mengeksplorasi proyek solar-plus-storage dan pembangkit listrik gas.
Salah satu proyek utama adalah fasilitas Waste-to-Energy di Jakarta Timur yang mampu mengolah 1.428 ton sampah per hari menjadi listrik.
>>> Apakah Serial Elle (2026) Bakal Lanjut Season 2?
Ekspansi ke Negara ASEAN Lainnya
GCL ET juga mengembangkan proyek energi angin di Vietnam melalui proyek Vina berkapasitas 30 MW di Khanh Hoa.
Di Malaysia, perusahaan ini melirik peluang di sektor pusat data berbasis AI, pasokan listrik hijau, dan pengelolaan aset energi digital.
Integrasi Energi Hijau dan Teknologi Digital
Menurut Fanzhong Zeng, masa depan industri energi tidak terlepas dari teknologi digital.
Integrasi antara energi hijau dan infrastruktur digital seperti data center akan menjadi tulang punggung perekonomian modern yang rendah karbon.
>>> Series Elle Episode 1-8 END Sub Indo: Sinopsis, Daftar Pemain, dan Cara Nonton Resmi
Kehadiran GCL ET diharapkan membawa angin segar bagi transisi energi di Indonesia melalui proyek skala besar dan teknologi manajemen energi canggih.
Update Terbaru
Profil Brigjen Lalu Muhammad Iwan Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Program MBG
Jumat / 03-07-2026, 15:09 WIB
Moon Ga Young Resmi Bergabung dengan Fantagio, Satu Agensi dengan Cha Eun Woo dan Kim Seon Ho
Jumat / 03-07-2026, 15:07 WIB
Trailer Mashle Season 3 Rilis, Tayang Januari 2027
Jumat / 03-07-2026, 15:07 WIB
Warga Colorado Beli Kembang Api di Wyoming Meski Risiko Kebakaran Parah
Jumat / 03-07-2026, 15:06 WIB
3 Perangkat Edisi Piala Dunia 2026 dari Lenovo, Cek Daftar Harganya
Jumat / 03-07-2026, 15:06 WIB
Harga Realme P4x dan P4 Lite di Indonesia, Mulai Rp1 Jutaan
Jumat / 03-07-2026, 15:06 WIB
KABAR DUKA! Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas akibat Tembakan Tentara Israel di Jalur Gaza
Jumat / 03-07-2026, 15:04 WIB
Madison Square Garden Buka Tur Wisata di Tengah Ramainya Isu Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
Jumat / 03-07-2026, 15:02 WIB
Part 2 Video Mukena Putih Coolmax Bertebaran di TikTok, Versi Full 2 Menit 31 Detik di DOOD: Awas UU ITE Mengancam!
Jumat / 03-07-2026, 15:01 WIB
Dodgers Panggil Paul Gervase, Opsikan Charlie Barnes Jelang Lawan Padres
Jumat / 03-07-2026, 15:01 WIB
Cal Raleigh Berhasil Cetak Satu-satunya Run, Mariners Kalahkan Angels 1-0
Jumat / 03-07-2026, 15:01 WIB
Badai Dahsyat dan Gelombang Panas Ancam Akhir Pekan Liburan di Midwest
Jumat / 03-07-2026, 15:01 WIB
Madonna Rilis Album Studio ke-15 Confessions II
Jumat / 03-07-2026, 15:00 WIB
Polisi Tangkap Tujuh Tersangka Usai Penembakan di Rotterdam
Jumat / 03-07-2026, 15:00 WIB






